• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Marah, Merusak Iman

by Mila
8 tahun ago
in Ibrah
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Aldi/Islampos

Foto: Aldi/Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

KEADAAN setiap manusia pasti akan berubah-ubah. Tak selamanya ia akan merasakan kesenangan dan kebahagiaan, melainkan ada saatnya mereka merasa kecewa, sedih bahkan marah. Jika marah ini telah dialami oleh seseorang, biasanya kejadian yang tidak diinginkan itu terjadi. Salah satu yang paling berbahaya ialah merusak iman.

Rasulullah SAW bersabda, “Hai Mu’awiyah awaslah daripada marah, karena marah itu dapat merusak iman, sebagaiman jadam merusak madu,” (HR. Al-Baihaqi, Ibn Asaakir).

BACA JUGA: Tanda Orang Marah Itu…

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Dalam sabda Rasulullah tersebut diungkapkan bahwa marah dapat merusak iman seseorang. Mengapa demikian? Karena ketika marah, biasanya seseorang tidak akan terkontrol emosinya. Sehingga, dirinya akan terkendali oleh emosi.

Ketika emosi telah memuncak, maka segala apa pun yang ada di pikirannya ia ungkapkan. Dan kebanyakan yang keluar ialah perkataan yang tidak baik. Bahkan, paling fatal ialah ketika ia telah menyalahkan Sang Pencipta. Itulah mengapa, iman seseorang dapat rusak ketika marah.

BACA JUGA: Memperbarui Iman dengan Menghisab Diri

Maka dari itu, ketika marah sedang melanda, ingatlah pada Allah SWT, sang penenang hati. Ucapkanlah kalimat istighfar, agar kita tidak dikendalikan oleh hawa nafsu. Sehingga, kita dapat terhindar dari perkataan atau pun perbuatan yang dilarang oleh syariat. Wallahu ‘alam. []

Tags: Marahperusak iman
ADVERTISEMENT
Previous Post

AS Potong 200 Juta Dana Bantuan untuk Palestina

Next Post

Negeri Tanpa Kepala

Mila

Mila

Related Posts

Sultan Abdul Hamid II

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

7 Juli 2025
Imam Syafi'i, Ulama, Madzhab, Istighfar

Istighfar dan Para Ulama Salaf

5 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

4 Juli 2025
Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.