• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 3 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Dapat Nasihat, Mau Seperti Adam ataukah Iblis?

by Dini Koswarini
3 tahun ago
in Ibrah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Nasihat Imam Ghazali, Sebab Murtad, Jenis Syirik

Foto: Pexels

MANUSIA adalah tempat khilaf dan dosa. Ia harus saling memberikan nasihat dan mengingatkan agar tidak berada pada jalan yang salah. Namun muncul beragam reaksi saat manusia dinasihati. Pertanyaannya, saat dinasihati, apakah kita seperti adam atau iblis?

Mari kita simak penjelasnnya.

1. Saling menasihati adalah perintah Allah SWT

“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imron: 110)

“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan melampaui batas.” (QS. Al Maidah: 2)

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

BACA JUGA:  Sejarah Iblis Memusuhi Manusia

Dalam ayat di atas menjelaskan, jika manusia haruslah saling memberikan nasihat dalam kebaikan, artinya ia tidak boleh membiarkan keburukan terjadi.

Keutamaan Berjima di Malam Jumat, Tempat Duduk Penghuni Surga, Nasihat
Foto: Freepik

2. Iblis Membangkang saat diperintah Allah SWT

Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada Para Malaikat: “Bersujudlah kamu kepada Adam”, Maka merekapun bersujud kecuali Iblis. Dia tidak Termasuk mereka yang bersujud. (QS. Al ‘Araf: 11)

Menyembah di sini bukan berarti menyembah nabi adam sebagai tuhan, melainkan Allah SWT memerintahkan malaikat bersujud kepada nabi Adam. Menyembah artinya, penghormatan tertinggi yang dilakukan hambanya kepada tuhannya. Sedangkan bersujud, adalah penghormatan kepada yang dimuliakan.

Allah SWT memerintahkan malaikat dan iblis dan malaikat untuk bersujud, sebagai penghormatan karena Adam adalah makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna.

Lalu apa yang menyebabkan iblis enggan bersujud kepada Adam?

Allah berfirman: “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu aku menyuruhmu?” Menjawab Iblis “Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang Dia Engkau ciptakan dari tanah. (Q.S. Al-A’raf : 12).

BACA JUGA:  Tempat Nabi Adam Pertama Kali di Bumi

Penyesalan Nabi Adam

Makanan Kesukaan Nabi, Apa Kabar Ramadhan, Amalan di Akhir Ramadhan,, Nasihat
Foto: Freepik

Saat Nabi Adam tergoda untuk memakan buah khuldi yang dilarang, maka Allah langsung mengeluarkan adam dan hawa dari syurga dan memisahkan mereka. Di sana Nabi Adam merasa bersalah dan beristigfar atas kesalahannya dan memperbaiki kesalahnnya.

Itulah perbedaan nabi Adam dan iblis saat menyikapi suatu kesalahan. Iblis akan membangkang, tidak mengakui kesalahannya dan merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Sedangkan Nabi Adam, saat ditegur oleh Allah SWT, dengan cara dikeluarkan dari syurga, maka ia beristighfar dan memperbaiki kesalahannya.

Lalu termasuk ke dalam kategori manakah kita? []

 

Tags: Nasihat
Previous Post

Hukum Wanita Muslimah Berdandan

Next Post

2 Hukum Muslim Tidak Bisa Baca Al-Quran

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.