• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kini Aku Sebatang Kara

by Mila
10 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Mobile wallpapers - mob.org

Foto: Mobile wallpapers - mob.org

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ALANGKAH terkejutnya Abu Hasan ketika sedang menunaikan haji di Baitul Haram. Di saat thawaf, tiba-tiba ia melihat seorang wanita. Entah kenapa wajah wanita itu memancarkan wajah yang sangat bersinar. Abu Hasan pun terkesima, ia kagum. Bayangkan, di medan thawaf yang cukup keras untuk wanita, tapi ia tetap tersenyum.

“Demi Allah, belum pernah aku melihat wajah secerah wanita itu. Apakah sebabnya? Mungkin itu karena ia tidak pernah risau dan bersedih hati,” guman Abu Hasan.
Gumaman Abu Hasan itu terdengar oleh wanita itu. Ia melirik sebentar kepada Abu Hasan. Seketika ia bertanya, “Apakah katamu, hai saudaraku? Demi Allah, aku tetap terbelenggu oleh perasaan duka cita dan luka hati karena risau. Dan kupikir, tidak seorangpun yang pernah mengalami musibah seberat ini.”

Di tengah keterkejutannya karena gumamamnnya terdengar oleh wanita itu, dengan sedikit malu hati, Abu Hasan bertanya, “Apa yang merisaukanmu? Apa yang telah kaualami?”

Wanita itu terdiam. Ada sedikit perubahan di wajahnya. Namun tetap tidak mengurangi ketenangan wajahnya. Ia menarik napas panjang dan sejurus kemudian ia menjawab, “Aku mengalami peristiwa yang sangat berat. Suatu hari suamiku sedang menyembelih kambing kurban. Aku sendiri tengah mengasuh anak-anak kami. Dua anak kami tengah bermain dan seorang lagi tengah menyusu di pangkuanku.

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

“Ketika aku bangun untuk membuat makanan, tiba-tiba anakku yang agak besar berkata pada adiknya, ‘hai adikku, sukakah aku tunjukan padamu bagaimana ayah menyembelih kambing?’

Adiknya menjawab, ‘Baiklah kalau begitu.’

“Tanpa dinyana, disuruh adiknya berbaring. Kakaknya mungkin hanya melihat apa yang pernah dilakukan ayahnya pada kambing kurban. Dalam beberapa detik saja, tanpa bisa dicegah, disembelihnya leher adiknya itu-persis seperti apa yang dilihatnya. Peristiwa itu begitu saja terjadi. Anakku itu ketakutan sekali ketika melihat darah memancar keluar. Dengan cepat, ia berlari ke bukit. Ia tidak menyangka bahwa hal itu akan terjadi begitu mengerikan. Kami mencoba mengejarnya. Namun, belum juga ditemukan. Ternyata seekor srigala memangsanya sampai habis. Ia pun meninggal.

“Suamiku pergi mencari anak kami itu. Berhari hari ia terus mencari dan mencari tak kenal lelah dan tak kenal waktu. Namun kemampuan manusia ada batasnya. Pada puncaknya ia mati kehausan. Betapa aku sangat terpukul.

“Waktu itu, aku belum mengetahui apapun. Dan waktu aku keluar untuk mencari suamiku, tiba-tiba bayiku merangkak menuju periuk yang berisi air panas. Baginya, periuk itu mugkin sejenis permainan yang menarik. Ditariknya periuk itu dan tumpahlah air panas mengguyur badannya. Semua kulitnya melepuh. Jika kaudengar tangisannya, kau tak akan sanggup. Ia pun meninggal beberapa waktu setelah itu.

“Berita ini menyebar dan terdengar oleh anakku yang telah menikah dan jatuh pingsan. Saking tak kuatnya, ia pun meninggal. Dan kini, aku tinggal sebatang kara,” wanita itu mengakhiri ceritanya.

Abu Hasan tertegun. Ia memandangi wanita itu sejenak. Bagaimana mungkin wanita itu bisa menghadapi musibah yang telah menimpanya sedemikian hebat? Lalu Abu Hasan bertanya, “Bagaimanakah kesabaranmu menghadapi semua musibah itu?”

Wanita itu menjawab—kali ini barulah dengan wajah yang sedikit muram, “Tiada seorang pun yang dapat membedakan antara sabar dan mengeluh, melainkan ia menemukan di antara keduanya jalan yang berbeda. Adapun sabar dengan memperbaiki yang lahir, maka hal itu baik dan terpuji akibatnya. Dan mengeluh, maka orangnya tidak mendapat ganti, kecuali sia-sia belaka.”

Abu Hasan tertegun sekali. Makin dalam Ia termenung. Ia tidak tahu apakah jika Ia mengalaminya, Abu Hasan akan sanggup mengahadapinya ataukah tidak. Wanita di hadapannya telah mengajarkan hal yang berbeda kepadanya ketika mendapat musibah. Bahwa musibah yang menimpa sesungguhnya merupakan ujian dari Allah swt.

Apakah kita bisa menerimanya? Apakah kita menerimanya sebagai ujian hidup? Ataukah kita malah terkungkung?

Wanita itu tetap tabah, wajahnya tetap cerah berseri-seri. Siapapun yang melihatnya tidak akan pernah menduga bahwa ia tengah dilanda musibah berat. Hatinya tidak gelisah. Walau Abu Hasan mengetahui sekali bahwa wanita itu tentunya sangat terpukul. []

Tags: AbuhasanKaraSebatang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sekilas tentang Dr Zakir Naik

Next Post

Kakek Ini Meninggal di Mushola Setelah Jadi Iman Shalat Isya

Mila

Mila

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.