• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 14 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Khalid bin Sa’id Bermimpi akan Dilemparkan ke Dalam Api oleh Ayahnya

by Yudi
6 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
jin, manusia

Ilustrasi: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KHALID bin Sa’id bin Al-Ash terlahir dalam keluarga yang terhormat. Ayahnya merupakan tokoh papan atas dan pemimpin di kalangan orang-orang Quraish. Khalid dikenal sebagai seorang pemuda yang berkarakter tenang, cerdas, dan tidak suka banyak bicara.

Saat cahaya dari wahyu yang disebarkan oleh Nabi, ternyata cahaya itu meresap ke dalam hati Khalid. Pemuda ini menyimpan butiran hidayah di dalam dadanya dan ditutupnya rapat-rapat. Tetapi, kesadaran batin seseorang bila penuh sesak dengan suatu masalah, dan meluap sampai ke permukaan, luapannya tidak akan dapat terbendung lagi.

BACA JUGA: Rezeki

Suatu hari, Khalid bermimpi bahwa ia berdiri di bibir nyala api yang besar, sedangkan ayahnya hendak mendorongnya dari belakang dengan kedua tangannya ke arah api itu, bahkan ayahnya hendak melemparkan ke dalamnya.

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Kemudian Khalid melihat Rasulullah datang ke arahnya, lalu menariknya dengan tangan kanannya yang penuh berkah hingga terhindar dari jilatan api.

Ia segera pergi ke rumah Abu Bakar dan menceritakan mimpinya itu. Abu Bakar berkata kepadanya, “Hanya kebaikan yang kuinginkan padamu. Dialah Rasulullah. Ikutilah dia, karena Islam akan menyelamatkanmu dari api neraka.”

Khalid bergegas pergi untuk mencari Rasulullah sampai mendapatkan petunjuk ke tempat beliau, dan berhasil mendapatkan petunjuk yang nyata. Khalid lalu mengulurkan tangannya yang disambut oleh tangan kanan Rasulullah dengan penuh kehangatan. Khalid mengucapkan, “Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah.”

Pada waktu Khalid memeluk Islam, ia termasuk dalam lima orang angkatan pertama pemeluk agama Islam. Hingga kabar keislamannya terdengar oleh ayahnya, seketika itu juga ia mendapatkan siksaan dari ayahnya. Ketika kekerasan tak mampu membuat Khalid berpindah keyakinan. Maka ayahnya mengancamnya agar meninggalkan segala kemewahan yang ada.

Khalid menjawab, “Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki.”

Khalid akhirnya meninggalkan segala kenikmatan fana yang ada.

Setelah Abu Bakar menjadi khalifah dan Khalid pun berbai’at padanya, maka ia diangkat menjadi komandan pasukan untuk Pertempuran Maraj Ash-Shafar di daerah Syam. Tetapi Umar menentangnya, sehingga Abu Bakar mengubah keputusannya. Berita itu pun terdengar oleh Khalid, namun ia menanggapi dengan ungkapan, “Demi Allah, pengangkatan kalian tidaklah menggembirakan diri kami dan pencopotan kalian bukanlah keburukan bagi kami.”

BACA JUGA: Lancarkan Rezeki di Bulan Ramadhan dengan 4 Amalan Ini

Sebelum pasukan bergerak maju, Abu Bakar meminta Syurahbil menghadap kepadanya. Abu Bakar berkata kepadanya, “Perhatikanlah Khalid bin Sa’id. Berikanlah haknya yang mesti engkau tunaikan . . .Engkau juga tahu bahwa ketika Rasulullah wafat, ia adalah salah seorang dari gubernurnya. Sebenarnya aku pun telah mengangkatnya sebagai panglima, tetapi kemudian aku berubah pendirian. Semoga itulah yang terbaik baginya dalam agamanya, karena aku tidak pernah iri hati kepada seseorang dengan kepemimpinan.”

Pertempuran yang terjadi antara kaum Muslimin dan orang-orang Romawi dahsyatnya, di antaranya orang-orang yang pertama yang telah disediakan pahala mereka di sisi Allah, terdapat seorang yang gugur syahid mulia. []

Sumber: Karakterisik Perihidup Enam Puluh Shahabat Rasulullah/Penulis: Khalid Muhammad Khalid/Penerbit: Diponegoro/2006

Tags: khalid bin saidMimpirezeki
ADVERTISEMENT
Previous Post

Orang Pertama yang Menyelenggarakan Shalat Jumat di Madinah

Next Post

Sandal Bilal bin Rabah dan Rumah Salman Al-Farisi

Yudi

Yudi

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.