• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Niat, Waktu Pelaksanaan dan Keutamaan Shalat Rawatib

by Dini Koswarini
4 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 3 mins read
A A
0
[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SAHABAT Islampos, salah satu dari amalan sunnah yang bisa kita kerjakan adalah salat sunah, salat sunnah yang selalu dikerjakan oleh Rasulullah ﷺ dan bisa juga diamalkan oleh siapapun yaitu shalat rawatib. Apa kamu pernah mendengar atau bahkan sudah sering mengerjakannya?

Nabi Muhammad ﷺ selalu mengerjakan salat ini dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya dalam keadaan mukim atau tidak bepergian jauh.

Shalat rawatib adalah salat sunah yang dikerjakan sebelum dan sesudah shalat wajib atau shalat lima waktu.

Shalat rawatib yang dikerjakan sebelum shalat fardu disebut shalat sunah qobliyah dan shalat rawatib yang dikerjakan setelah salat fardu disebut shalat sunnah ba’diyah.

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Simak keutamaan, bacaan niat dan tata cara shalat sunnah rawatib berikut.

BACA JUGA: Shalat Rawatib ketika Safar, Tetap Sunahkah?

Hukum shalat rawatib

Hukum shalat rawatib: Ada dua hukum shalat rawatib sesuai dengan anjuran ditegakkannya, yaitu shalat sunnah rawatib muakkad dan ghoiru muakkad.

Kedua amalan sunnah ini punya niat yang berbeda. Kalau shalat rawatib muakkad sifatnya sangat dianjurkan untuk dikerjakan, berikut jumlah shalat rawatib muakkad.

ingat sesuatu ketika shalat gerak lebih dari 3 kali dalam shalat, Shalat Tahiyatul Masjid, shalat rawatib
Foto: Pinterest

2 rakaat sebelum shalat subuh
2 atau 4 rakaat sebelum shalat zuhur
2 atau 4 rakaat sesudah shalat zuhur
2 rakaat sesudah maghrib
2 rakaat sesudah isya

Sementara itu, shalat rawatib ghairu muakkad adalah shalat rawatib yang kurang ditekankan.

Berikut jumlah shalat sunnah ghairu muakkad :

2 atau 4 rakaat sebelum shalat ashar
2 rakaat sebelum maghrib
2 rakaat sebelum isya

Niat shalat rawatib

Bacaan niat shalat rawatib pada dasarnya hampir sama dengan bacaan niat shalat fardhu. Hanya saja, untuk shalat rawatib tinggal ditambahkan “Qobliyatan Lillahi Ta’ala” kalau dikerjakan sebelum shalat fardhu di akhir niat. Tapi kalau dikerjakan sesudah shalat fardhu, maka ditambahkan “Ba’diyatan Lillahi Ta’ala.”

Niat shalat rawatib sebelum shalat subuh: Ushalli sunnatash shubhi rak’ataini qabliyyatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku (niat) shalat sunat qabliyah subuh 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”

Niat shalat rawatib sesudah shalat isya: Ushalli sunnatal ‘isya’i rak’ataini ba’diy-yatan lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku (niat) shalat sunat ba’diyah isya 2 rakaat, karena Allah Ta’ala.”

Sejatinya niat ini tidak perlu dilafalkan sampai bersuara, tapi cukup diucapkan dalam hati. Pelafalan niat shalat rawatib bisa bertujuan untuk memantapkan niat yang sudah ada di dalam hati.

Waktu pelaksanaan shalat rawatib

masjid, shalat rawatib
Foto: Freepik

Mengenai waktu pelaksanaan shalat rawatib ini dijelaskan dalam sebuah hadits, yaitu : Ibnu Qudamah berkata: “Setiap sunnah rawatib qobliyah maka waktunya dimulai dari masuknya waktu shalat fardhu hingga shalat fardhu dikerjakan, dan shalat rawatib ba’diyah maka waktunya dimulai dari selesainya shalat fardhu hingga berakhirnya waktu shalat fardhu tersebut”. (Al-Mughni 2/544)

Keutamaan shalat rawatib

Berikut adalah beberapa keutamaan shalat rawatib menurut hadits: Dari Aisyah radhiyallahu anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada shalat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga…” (HR. At-Tarmidzi no. 414, An-Nasa’i no. 1794)

Aisyah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang shalat rawatib sebelum (qobliyah) shubuh, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Dua rakaat sebelum subuh lebih baik dari dunia dan seisinya”. Dalam riwayat yang lain, “Dua rakaat sebelum subuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya” (HR. Muslim no. 725)

Dari hadits tersebut dapat disimpulkan bahwa shalat sunnah sebelum subuh adalah yang paling utama di antara sholat rawatib lainnya.

Sunnah di Waktu Maghrib, Taubat, Keutamaan Shalat Dhuha, Tata Cara Shalat Dhuha, shalat rawatib
Foto: Pixabay

BACA JUGA: Ini 2 Jenis Shalat Rawatib Beserta Jumlah Rakaat dan Waktunya

Pada riwayat lainnya juga disebutkan bahwa : Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan tentang keutamaan rawatib dzuhur. Dia berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang menjaga (shalat) empat rakaat sebelum zhuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah haramkan baginya api neraka.“  (HR. Ahmad 6/325, Abu Dawud no. 1269, At-Tirmidzi no. 428).

Itulah keutamaan, bacaan, niat serta tata cara shalat rawatib.

Tujuan dikerjakannya amalan sunnah adalah untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib.

Semoga kita senantiasa bisa mengerjakan shalat rawatib ini. []

REDAKTUR: MUHAMMAD RASYID | SUMBER

Tags: hukum shalat sunnahshalat sunnah rawatibSunnah Rawatib
ADVERTISEMENT
Previous Post

2 Siswi MAN 1 Kudus Juarai Kompetisi Sains Internasional

Next Post

7 Ulama Penghasil Ratusan Karya Tulis

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.