• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Keseringan Main Ponsel Pintar dan Jarang Main di Luar, 80% Anak-anak di Asia Alami Rabun Jauh

by Sodikin
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Teknologi Inilah

Ilustrasi. Foto: Teknologi Inilah

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JEPANG–Sebesar 80% anak-anak di Asia dilaporkan mengalami rabun jauh. Para ahli kesehatan mata menyatakan 1 dari 5 anak itu berpotensi mengalami gangguan mata lebih jauh hingga kebutaan. Hal ini disebabkan tingginya aktivitas menggunakan ponsel pintar dan rendahnya bermain di luar ruangan, sehingga anak-anak di Asia mengalami penurunan daya penglihatan. 

Profesor Ian Morgan dari Australian National University mengatakan sebelumnya jumlah rata-rata anak-anak pengidap rabun jauh di Asia hanyalah sekitar 20-30%, hampir sama dengan di Eropa. Namun kini jumlahnya jauh bertambah akibat penggunaan ponsel pintar.

BACA JUGA: Main HP saat Hujan, Pria 20 Tahun di Kalteng Tewas Disambar Petir

Seseorang dapat dikatakan mengalami rabun jauh jika tidak mampu melihat dengan jelas dalam jarak kurang dari dua meter. Permasalahan ini banyak muncul di kalangan anak-anak zaman sekarang akibat tingginya penggunaan ponsel pintar dan padatnya jadwal belajar sehingga mereka jarang bermain di luar rumah.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

“Kita berbicara tentang kebutuhan tubuh agar terpapar sinar matahari selama 2-3 jam. Di dalam mata kita terdapat hormon dopamin. Paparan sinar matahari dapat menaikkan kadar dopamin di dalam mata kita sehingga bola mata tidak mengalami pelonjongan secara terus menerus,” ujar Morgan seperti dikutip BBC.

Rabun jauh mewabah di Asia sejak satu dekade terakhir. Angka prevalensinya diestimasikan mencapai 80% di Singapura, 31% di Cina, 41% di Malaysia, 64,6% di Korea Selatan (Korsel), dan 25,6% di Jepang. Kondisi ini cukup memprihatinkan mengingat angkanya melambung sangat tinggi setidaknya sejak abad ke-20.

BACA JUGA: Gara-gara HP, Siswi SMP di Bulukumba Adu Jotos dengan Gurunya

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Jepang bahkan menyatakan rabun jauh telah menyerang anak-anak sejak dini. Berdasarkan hasil survey, sebesar 34,6% anak-anak sekolah dasar (SD) di Jepang didiagnosa mengalami rabun jauh. Adapun, anak-anak SMP sebesar 57,5% dan anak-anak SMA sebesar 67,6%.

“Kami menduga penyebarluasan gangguan mata ini disebabkan kebiasaan anak-anak yang terlalu dekat dengan layar saat menggunakan smartphone atau saat membaca buku,” ungkap Kemenkes Jepang, dilansir Japan Times. Data awal tersebut diambil dari hasil penelitian di seluruh wilayah Jepang antara April-Juni 2019. []

SUMBER: SINDO

Tags: anak-anakasiaponsel pintar
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kemenag Beli Lahan 4.600 M2 Untuk Bangun PLHUT

Next Post

Sertifikat Kepemilikan PLHUT di Jeddah Dialihnamakan ke KJRI

Sodikin

Sodikin

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.