• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 5 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

2 Kesalahan dalam Taubat

by Saad Saefullah
4 tahun ago
in Pena Wanita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kesalahan dalam Taubat, Balasan bagi Orang yang Melakukan Fitnah, Ciri Orang Munafik, Akibat Berbuat Maksiat, Ustadz Hanan Hattaki

Foto: Freepik

dosa dan maksiat Harta Keutamaan Surat Al-Baqarahdan Dunia cara memanfaatkan umurTAK ada satupun manusia yang bisa bebas dari dosa. Sebuah kewajiban bagi seorang pendosa adalah bertaubat. Namun ternyata, sifatnya manusia yang banyak salah dan lupa, ada beberapa kesalahan dalam taubat seorang manusia.

Karena mereka diciptakan sepaket dengan hawa nafsu. Tidak seperti malaikat yang memang tidak diberikan hawa nafsu. Jadi wajar bila malaikat itu tidak pernah bermaksiat kepada Allah.

Imam Nawawi dalam kitabnya yang masyhur Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa seorang diterima taubatnya ketika memenuhi tiga syarat, diantaranya,

1. Merasa menyesal karena telah melakukan kemaksiatan.

ArtikelTerkait

Musibah Itu Ujian, Teguran, Hukuman, ataukah Azab?

Keutamaan dan Amalan di Hari Arafah

Menaati Ulil Amri, Siapa Ulil Amri?

Siapa sebenarnya Ulil Amri dalam Al-Qur’an?

2. Hendaklah menghentikan sama sekali -seketika itu juga- dari kemaksiatan yang dilakukan.

3. Berniat tidak akan kembali mengulangi perbuatan maksiat itu untuk selama-lamanya.

Namun ketiga syarat tersebut berlaku untuk dosa yang berhubungan dengan Allah. Sedangkan jika berhubungan dengan manusia maka syarat terakhir adalah melepaskan tanggungan itu dari hak orang yang ia rugikan atau zhalimi.

Sudah tidak diragukan lagi tentang keutamaan taubat dan istighfar. Karena akan membuka pintu kebaikan yang lain. Hingga hal yang dibaca pertama kali setelah sholat adalah memohon ampun.

Seorang lelaki bertanya kepada Ibnu al-Jauzi “Manakah yang lebih utama bertasbih kepada Allah atau beristigfar kepadaNya? Maka ia menjawab “pakaian kotor lebih butuh pada sabun daripada minyak wangi.”

BACA JUGA: 3 Syarat Taubat

Memohon ampunan Allah adalah lebih utama daripada bertasbih kepadaNya. Perbanyaklah istighfar sebelum melakukan kebaikan karena hati yang melakukan kemaksiatan akan sulit melakukan ketaatan.

Setiap maksiat yang dilakukan akan menjadi penghalang untuk mendapatkan berbagai kebaikan.

Seperti terhalangnya doa, dari mendapatkan keberkahan atau dalam menjalankan ketaatan. Ibarat minyak dan air tidak akan pernah bisa disatukan. Maka sucikan terlebih dahulu dengan istighfar.

maksiat Menjaga Waktu,,Kesalahan dalam Taubat
Foto: Freepik

Hal yang perlu diperhatikan adalah ternyata ada kesalahan yang sering terjadi dalam bertaubat. Diantaranya,

1- Kesalahan dalam Taubat: Hanya untuk Dosa yang Dingat Saja

Hanya memohon ampun atas dosa yang diingat saja, tapi melalaikan dosa yang tidak disadari/ lupa.
Makanya Rasulullah mengajarkan sebuah doa memohon ampun atas semua dosa.

اللهم اغفرلى ذنبى كله دقه و جله واوله و آخره وعلانيته و سره

Allahummaghfirli dzanbi kullah, diqqahu wa jullah, wa awwalahu wa akhirah, wa ‘alaniyatahu wa sirrah.

Ya Allah, ampunilah aku dari segala dosa baik kecil maupun besar, awal maupun akhir, dan dosa yang terang-terangan maupun yang tersembunyi.”

2- Kesalahan dalam Taubat: Tidak Bersungguh-sungguh Meninggalkan Dosa

Selain itu, tidak berniat sungguh-sungguh untuk meninggalkan dosa tersebut. Artinya masih meragukan bahwa dirinya mampu meninggalkan dosa-dosa lamanya.

Padahal tugasnya hanya berniat sungguh-sungguh (tanpa mempermainkan/ berniat untuk melakukan kembali) terlepas apakah ia akan kembali terjebak melakukan dosa yang sama.

BACA JUGA:  Batas Pintu Taubat dan 5 Cara Bertaubat Sesuai Syariat

Ibnu Taimiyah mengatakan bahwa jika seseorang tidak bisa merasakan manisnya iman, cahaya hidayah hendaknya memperbanyak taubat dan istighfar.

Obat untuk Jiwa yang Sakit, Amalan Manusia yang Tidak Bisa Ditiru Malaikat, Kesalahan dalam Taubat
Foto: Pixabay

Begitupun menurut Ibnu Qayyim bahwa dosa itu seperti racun, taubat sebagai penawar/ obat serta ketaatan sebagai kesehatan dan keselamatan.

Rasulullah shalallahu’alaihi wasallam sebagai orang yang ma’sum yang dibersihkan Allah dari dosa saja selalu memohon ampun kepada Allah (beristighfar) 100 kali dalam sehari. Bagaimana dengan kita?

Wallahu a’lam bi showab. []

Tags: Kesalahan dalam TaubatTaubat
Previous Post

Inilah 8 Hadis tentang Kesehatan dan Kebersihan

Next Post

Quran Surat Al Maidah (Hidangan) Ayat 1-20

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.