• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 4 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kenapa Anda Biarkan Orang Kenya Itu Menang?

by Sodikin
6 tahun ago
in Inspirasi
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ivan bantu pelari Kenya. Foto: Facebook Super Soccer Highlights

Ivan bantu pelari Kenya. Foto: Facebook Super Soccer Highlights

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PELARI jarak jauh yang mewakili Negara Kenya, Mutai, hanya berjarak beberapa meter dari garis finish, tetapi karena bingung dengan tanda tanda garis finish, ia berhenti. Ia berpikir bahwa ia telah menyelesaikan perlombaan itu.

Sementara itu atlet Spanyol, Iván Fernandez, berada tepat di belakangnya dan menyadari apa yang terjadi, dia mulai berteriak kepada pelari Kenya itu untuk terus berlari, tetapi Mutai tidak bisa berbahasa Spanyol dan tidak mengerti. Jadi orang Spanyol itu mendorongnya menuju garis kemenangan.

BACA JUGA: Umat Islam Harus Tolong Menolong dan Kerja Sama

Seorang jurnalis bertanya kepada Iván “Mengapa Anda melakukan itu?”

ArtikelTerkait

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

“Impian saya adalah suatu hari nanti kita hidup bersama dan memiliki moral yang baik dalam masyarakat,” jawab Ivan.

“Tapi mengapa anda membiarkan orang Kenya itu menang?” tanya wartawan itu lagi.

“Saya tidak membiarkan dia menang, memang dia akan menang,” pungkas Ivan.

BACA JUGA: Karena Imam As-Syibli Menolong Seekor Anak Kucing

Wartawan itu bersikeras lagi: “Tapi Anda bisa menang jika tidak membantunya”

Ivan memandangnya dan menjawab: “Tapi apa manfaat dari kemenangan saya? Apa kehormatan dari medali itu? Apa yang akan ibu saya pikirkan dan katakan tentang itu kepada saya?”

Ternyata nilai-nilai diturunkan dari generasi ke generasi. []

SUMBER: FACEBOOK SUPER SOCCER HIGHLIGHTS

Tags: Kemenangankenyalomba lariPelari
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini Adab Sendawa dalam Islam

Next Post

Adab Bertamu ke Rumah Orang Lain

Sodikin

Sodikin

Related Posts

gunung, naik gunung, shalat

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

8 Juli 2025
menikah, KUA

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

6 Juli 2025
gunung, mendaki gunung

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

2 Juli 2025
rasa benci, anak, ayah

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

30 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.