• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Keistimewaan Sahabat Mu’adz ibn Jabal

by Yudi
5 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Mu’adz ibn Jabal, surat al-baqarah, Surat Ali Imran

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

A’IDZULLAH ibn Abdullah menceritakan bahwa pada suatu hari pada awal kekhalifahan Umar, ia masuk masjid bersama beberapa orang sahabat Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Pada saat itu ia duduk di sebuah majelis yang terdiri atas tiga puluh sekian orang. Semuanya menuturkan sebuah hadis dari Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Dalam majelis yang berbentuk lingkaran itu, ada seorang pemuda berkulit sawo matang, memiliki tutur kata yang manis, dan berwajah cerah bernama Mu’adz ibn Jabal.

Mu’adz ibn Jabal adalah orang yang paling muda di antara mereka. Setiap kali ada sesuatu yang rancu dalam suatu hadits, orang-orang mengembalikannya kepada pemuda itu dan ia pun segera mernberikan fatwanya kepada mereka.

Pemuda itu tidak pernah berbicara, kecuali ketika diminta. Ketika majelis telah berakhir, A’idzullah ibn Abdullah mendekati pemuda itu dan bertanya kepadanya, “Siapakah engkau wahai hamba Allah?” Pemuda itu menjawab, “Aku adalah Mu’adz ibn Jabal.”

Keistimewaan Sahabat Mu’adz ibn Jabal

Mu’adz ibn Jabal
Cara menentukan arah kiblat. Foto: Unsplash

BACA JUGA: Ijma’ Para Sahabat Bahwa Hasil Ijtihad Mungkin Keliru

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Mu’adz ibn Jabal adalah seorang pemuda yang berwajah cerah, menarik dipandang, dan giginya putih bersinar. Ia memikat setiap mata dengan ketenangan dan diamnya. Jika ia berbicara, setiap mata yang menatap akan semakin terkesima karenanya.

Mu’adz ibn Jabal adalah seorang laki-laki Anshar yang berbaiat pata Bai’at Aqabah II. Ia merupakan seorang laki-laki yang lebih dulu masuk Islam dengan keimanannya dan keyakinannya. Hal ini membuatnya tidak pernah tertinggal dari Rasulullah shalallahu alaihi wassalam dalam setiap peperangan yang beliau lalui. Demikianlah yang dilakukan oleh Mu’adz.

Kelebihan dan keistimewaan yang paling besar yang dimiliki oleh Mu’adz ibn Jabal adalah dalam bidang fikih. Keahliannya dalam fikih dan ilmunya ini mencapai taraf yang membuatnya layak disebut oleh Rasulullah shalallahu’ alaihi wa sallam, dalam sabdanya: “Umatku yang paling mengetahui halal dan haram adalah Mu’adz ibn Jabal.”

Keistimewaan Sahabat Mu’adz ibn Jabal

Mu’adz ibn Jabal
Foto: Unsplash

Dalam kecerdasan dan keberaniannya dalam mengemukakan pendapat Mu’adz ibn Jabal ini begitu mirip dengan Umar ibn Khaththab. Ketika Rasulullah shalallahu alaihi wassalam hendak mengutusnya ke Yaman, Rasulullah bertanya kepadanya: “Dengan apa kau akan memutuskan suatu perkara wahai Mu’adz?”

Mu’adz ibn Jabal menjawab, “Dengan Kitabullah.”

Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bertanya lagi, “Jika tidak kau temukan dalam Kitabullah?”

Mu’adz ibn Jabal menjawab, “Aku akan memutuskan dengan Sunnah Rasul-Nya.”

BACA JUGA: Sahabat, Pergi dan Tak Kembali

Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bertanya lagi, “Jika tidak kau temukan dalam Sunnah Rasul-Nya?”

Mu’adz ibn Jabal menjawab, “Aku akan berijtihad dengan pendapatku sendiri.”

Wajah Rasulullah shalallahu alaihi wassalam pun berseri-seri lalu beliau bersabda, “Segala puji bagi Allah yang telah memberikan taufik kepada utusan Rasul-Nya pada sesuatu yang membuat ridha Rasulullah.”

Keistimewaan Sahabat Mu’adz ibn Jabal

Mu’adz ibn Jabal
Foto: Unsplash

Loyalitas Mu’adz ibn Jabal pada Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya tidak menghalanginya untuk mengikuti pendapatnya dan tidak menghalangi akalnya untuk memahami berbagai kebenaran yang masih tersembunyi, menanti upaya orang yang mampu menyingkap dan menanganinya.

Kemampuan untuk berijtihad dan keberanian untuk menggunakan kecerdasan serta akal inilah barangkali yang menempatkan Mu’adz ibn Jabal berhasil mencapai kekayaan fikih hingga membuatnya melampaui saudara-saudaranya. Bahkan, Rasulullah shalallahu alaihi wassalam pun sampai memujinya sebagai “orang yang paling mengetahui halal dan haram.”

Pengakuan keilmuan Mu’adz bin Jabal juga pernah datang dari Umar bin Khattab. Sebelum wafat, beliau pernah ditanya seputar siapa yang akan menggantikannya sebagai Khalifah? Beliau menjawab: “Seandainya Mu’adz bin Jabal masih hidup maka aku akan mengangkatnya sebagai khalifah. Jika aku telah menghadap Allah dan ditanya alasan mengangkat Mu’adz sebagai pemimpin umat Muhammad, maka aku akan jawab: bahwa aku telah mendengar langsung sabda Rasulullah yang mengatakan Mu’adz bin Jabal adalah pemimpin para ulama di hari kiamat.”

Itulah keistimewaan Mu’adz bin Jabal. Hingga Rasulullah shalallahu alaihi wassalam pun bersabda: “Mu’adz bin Jabal adalah pemimpin para ulama di hari kiamat.”

Dalam riwayat lain, Rasulullah shalallahu alaihi wassalam juga sering menyanjungnya: “Wahai Mu’adz, demi Allah aku sangat menyayangimu. Untuk kecerdasan yang kau miliki, hendaklah jangan kau lupakan untuk bersyukur dan berdoa: Ya Allah, tolonglah diriku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu dan menjadi yang terbaik hamba-Mu.”

Akhlak dan keilmuwan sahabat layak menjadi teladan setelah Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. Karena mereka dididik langsung oleh manusia paling sempurna, sayyidina Rasulullah shalallahu alaihi wassalam. []

Sumber: Biografi 60 Sahabat Rasulullah SAW/ Penulis: Khalid Muhammad Khalid/ Perbit: Qisthi Press/ 2017

Tags: Mu'adz ibn Jabalsahabatsahabat Mu’adz ibn JabalSahabat Nabisahabat rasulullah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kata Siapa Membaca Quran Bikin Habis Waktu?

Next Post

Kegembiraan Jamaah Haji yang Terpilih Tahun Ini

Yudi

Yudi

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.