• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 25 Februari 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Kata-kata Bijak Terbaik Buya Hamka

by Laras Setiani
6 tahun ago
in Motivasi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
hamka. cinta

Foto: Google Image

HAJI Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan sebutan Hamka adalah seorang ulama, sejarawan, politikus dan sastrawan Indonesia yang namanya sangat dikenal oleh masyarakat. Sosok kelahiran 17 Februari 1908 di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat ini tergolong seorang pembelajar otodidak dalam berbagai bidang keilmuan seperti filsafat, sastra, sejarah, sosiologi dan politik.

Ia tercatat sebagai seorang penulis muslim paling produktif dan profilik dalam sejarah modern Indonesia. Hingga sekarang, karya-karyanya telah dicetak ulang berkali-kali dan banyak dijadikan sebagai bahan kajian oleh para peneliti dari Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Sebagian karyanya bahkan telah diangkat ke layar lebar, yaitu Di Bawah Lindungan Ka’bah dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.Tafsir Al-Azhar adalah karya terbesar Hamka di antara lebih dari 114 karya yang pernah ia tulis.

Hamka terlahir di tengah keluarga muslim yang religius. Ayahnya, Abdul Karim bin Amrullah alias Haji Rasul, adalah seorang pelopor Gerakan pembaharuan islam di Minangkabau. Ayahnya juga tercatat sebagai pendiri Sumatera Thawalib, sekolah Islam modern pertama di Indonesia.

ArtikelTerkait

10 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

Kuisioner: Seberapa Bugar Tubuh Anda

10 Pilih Mana Dulu?

KUIS: Apakah Saya Orang Overthinking?

Di sinilah Hamka mempelajari ilmu agama dan bahasa arab setelah berhenti di kelas dua Sekolah Dasar. Meski tidak menyelesaikan pendidikannya di bangku Sekolah Dasar, namun keilmuan HAMKA diakui oleh dunia yang membuatnya bergelar Profesor Doktor. Gelar Profesor ia dapat dari Universitas Mustopo Jakarta, sedangkan gelar Doktor Honoris Causa ia terima dari dua universitas besar, yakni Universitas Al-Azhar Kairo dan Universitas Kebangsaan Malaysia. Sementara sebutan Buya yang melekat pada namanya, merupakan panggilan kehormatan untuk orang Minangkabau.

Sebagai seorang sastrawan besar, banyak sekali kutipan kata-kata Buya Hamka yang memuat nasehat, inspirasi dan motivasi. Berikut ini beberapa quote, kata kata mutiara islam, dan kata kata bijak terbaik dari Buya Hamka yang sangat bagus disimak sebagai nasehat kehidupan.

Kalau hidup hanya sekedar hidup, kera di rimba juga hidup. Kalau kerja hanya sekedar kerja, kerbau di sawah juga kerja. – HAMKA

Salah satu pengerdilan terkejam dalam hidup adalah membiarkan pikiran yang cemerlang menjadi budak bagi tubuh yang malas, yang mendahulukan istirahat sebelum lelah. – HAMKA

Yang melemahkan semangat ada dua; pertama prasangka, kedua hati busuk. – HAMKA

Manusia itu asalnya dari tanah, makan hasil tanah, berdiri di atas tanah, dan akan kembali ke tanah. Lalu kenapa masih bersifat langit?. – HAMKA

Kecantikan yang abadi terletak pada keelokan adab dan ketinggian ilmu seseorang. Bukan terletak pada wajah dan pakaiannya. – HAMKA

Tidak ada harga atas waktu, tapi waktu sangat berharga. Memiliki waktu tidak menjadikan kita kaya, tetapi menggunakannya dengan baik adalah sumber dari semua kekayaan. – HAMKA

Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh. Jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang-orang yang tidak pernah melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan yang pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua. – HAMKA

Kata-kata yang lemah dan beradab dapat melembutkan hati dan manusia yang keras. – HAMKA

Pemuda haruslah mempunyai cita-cita tinggi supaya hidupnya berarti. Apabila cita-cita tercapai, terutama di hari tuanya, dia akan menekur melihat anak tangga yang dilaluinya dahulu dengan tersenyum. – HAMKA

Iman tanpa ilmu bagaikan lentera di tangan bayi, namun ilmu tanpa iman bagaikan lentera di tangan pencuri. – HAMKA

Tiga rukun yang benar dan perlu dalam mencapai keutamaan; yaitu dengan tabiat, dengan pengalaman, dan dengan pelajaran. – HAMKA

Tidak ada karib atau kerabat yang lebih setia daripada seorang teman yang menyokong dan membantu membesarkan hati memberanikan kita di dalam menempuh suatu perbuatan baik. – HAMKA

Jangan pernah merobohkan pagar tanpa mengetahui mengapa didirikan. Jangan pernah mengabaikan tuntunan kebaikan tanpa mengetahui keburukan yang kemudian anda dapat. – HAMKA

Jika ingin melihat orang islam maka lihatlah ketika hari raya idul fitri, itulah orang islam. Tetapi jika mau melihat orang beriman maka datanglah ke masjid ketika shalat subuh. – HAMKA

Biarkan kemudi patah, biarkan layar robek, itu lebih mulia daripada membalik haluan pulang. – HAMKA

Air mata berasa asin itu karena air mata adalah garam kehidupan. – HAMKA

Semakin banyak ilmu, semakin lapang hidup. Semakin kurang ilmu, semakin sempit hidup. – HAMKA

Biarpun seribu kapal tenggelam di lautan. Namun, cita-cita manusia tidak pernah padam. – HAMKA

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil. – HAMKA

Jika ghirah telah hilang dari hati, gantinya hanya satu, yaitu kain kafan tiga lapis. Sebab kehilangan ghirah sama dengan mati. – HAMKA

Bukan dilarang membuat cita-cita yang baru, tetapi berfikirlah dengan wajar. Yang akan datang itu disyukuri, yang telah ada itu lebih disyukuri lagi. – HAMKA

Jaranglah orang berjasa yang mendapat pangkat dunia. Sebab pangkat dunia itu didapat dengan saling berebutan dan saling berkejaran, saling menekan, dan saling memfitnah. – HAMKA

Jangan tangisi yang telah hilang, tapi syukuri yang masih ada. – HAMKA

Jika engkau fakir miskin, senangkan pulalah hatimu, karena engkau telah terlepas dari suatu penyakit jiwa, penyakit kesombongan yang selalu menimpa orang kaya. Senangkanlah hatimu karena tiada orang yang akan hasad dan dengki kepada engkau lagi, lantaran kemiskinanmu. Kefakiran dan kemiskinan adalah nikmat, yang tidak ada jalan bagi orang lain buat kecil hati, dan tidak ada pintu bagi kebencian. – HAMKA

Tags: kata bijak buya hamka
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini Dia 5 Makanan Pengganti Nasi ketika Sarapan

Next Post

Padang Mahsyar, Bumi Lain di Akhir Zaman

Laras Setiani

Laras Setiani

Related Posts

Korea Selatan, Rahasia

10 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

6 Juli 2025
Arti mimpi gigi copot, sendi manusia, Kesalahan Sebelum Menikah, keutamaan bersabar, , Doa Ketika Dipuji Orang Lain, Ciri Orang yang Ikhlas, Jenis Kesabaran, kuisioner

Kuisioner: Seberapa Bugar Tubuh Anda

26 Juni 2025
Ilmu, Ilahi Rabbi, sabar, manusia hebat, tingkatan sabar, Hal yang Harus Dihindari saat Hadapi Masalah, Kelelahan yang Disukai oleh Allah SWT, Cinta yang Harus Dihindari oleh Seorang Muslim, Cara Atasi Nafsu Syahwat, Niat, ujian hidup, Amalan yang Tak Terputus, Letak Kebahagiaan, Sabar, Cara Sehat ala Rasulullah, musibah, Orang Baik,Renungan Akhir Tahun, Obat Penyakit Hati, Cara Kendalikan Nafsu Syahwat, Sabar, pertanyaan dengan jawaban tidak terduga, Pertanyaan,, Pengetahuan Islami, pilih

10 Pilih Mana Dulu?

16 Juni 2025
Perilaku Aneh, Overthinking

KUIS: Apakah Saya Orang Overthinking?

29 Mei 2025
Please login to join discussion
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.