• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Jika Tak Ingin ‘Mati,’ Jangan Ragu untuk Bermimpi

by Sodikin
7 tahun ago
in Kolom
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Addicted 2 Success

Ilustrasi. Foto: Addicted 2 Success

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

UMUMNYA manusia yang sukses memiliki impian, cita-cita dan harapan. Setiap waktu mereka selalu membangun mimpinya, semakin ekstrem mimpinya semakin bersemangat meraihnya, impian, cita-cita dan harapan yang ada di dalam relung hati dan jiwanya menjadi sumber dorongan untuk melakukan sesuatu perubahan.

Ungkapan Imam Syahid Al Banna, haqaa-iqul yaumi ahlaamul amsi, wa ahlaamul yaumi haqaa-iqul ghadi (kenyataan hari ini adalah mimpi kemarin, dan mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari), menjadi doktrin tentang pentingnya membangun mimpi bagi setiap pribadi muslim.

BACA JUGA: Jika Ingin Memimpikan Nabi…

Bagi sebagian manusia dengan mudah meraih setiap impian apapun dalam hidupnya. Setiap mengejar mimpi, mereka selalu bisa dengan mudah mendapatkannya. Tetapi bagi sebagian yang lain, mengejar mimpi bukan main sulitnya, seperti mengejar layang-layang. Banyak bahaya dan rintangannya. Dan bahkan ada yang tidak pernah bisa mengejar mimpinya, sampai akhirnya mereka menyerah sendiri.

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

Impian adalah kehidupan, ia mampu menggerakkan manusia untuk tetap tegak berdiri dan terus berjalan meski badai datang menghadang. Impian adalah harapan yang menggerakkan manusia menuju masa depan yang dicita-citakan. Tak bisa dibayangkan jika manusia hidup tanpa impian, cita-cita dan harapan. Secara fisik ia hidup, tetapi hakikatnya berhenti dan lambat laun akan mati.

Impian, cita-cita dan harapan yang baik, tentang kehidupan yang bahagia sejahtera adalah unsur penting dalam setiap gerak hidup kita. Tak ada satupun manusia yang ingin gagal dalam hidup ini, sayangnya jalan yang mereka tempuh tidak seperti yang dia harapkan, salah satu penyebabnya adalah tidak punya impian, cita-cita dan harapan.

Tidak ada kata terlambat bagi siapapun untuk membangun mimpi. Selama manusia masih memiliki akal dan masih bisa bernafas, maka memiliki mimpi adalah hal yang sangat wajar untuk dilakukan. Mengejar mimpi biasanya tidak semudah bermimpi. Ya, bermimpi memang mudah, tapi mengejar mimpi memerlukan perjuangan dan kesungguhan

Jangan tunda lagi, segera ambill secarik kertas kosong dan tulislah semua mimpi, cita-cita dan harapan kita, mulai dari mimpi-mimpi kecil hingga mimpi-mimpi besar. Setelah itu tempelkan pada kaca, pintu lemari, tembok kamar, yang mudah kita baca, dan mudah diingat. Yakinlah di masa depan, kita bisa merealisasikan mimpi-mimpi yang tertulis dalam secarik kertas itu.

BACA JUGA: 5 Pesan Rasulullah ketika Seseorang Bermimpi

Sebagai penutup tulisan ini, mari kita renungkan firman Allah SWT dalam surah At-Taubah ayat 105:

وَقُلِ اعْمَلُواْ فَسَيَرَى اللّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ وَسَتُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

“Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Taubah [9] : 105)

Firman Allah SWT di atas mengajarkan kita untuk beramal, merealisasikan  semua mimpi, cita-cita dan harapan yang sudah dituliskan. Inilah saatnya untuk kita berpikir bagaimana dengan sesegera mungkin mengamalkan apa saja yang semestinya kita lakukan sebagai sarana meraih keberhasilan dan kesukesan di masa yang akan datang. Wallahu alam bisshowwab. []

Tags: harapanMimpi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Beda Pendapat Antara Syaikh bin Baz dan Syaikh Al-Albani

Next Post

Pukul 2 Siswa karena Terlambat, Oknum Guru di Bekasi Dicopot dari Jabatannya

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.