• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

5 Perkara yang Merupakan Inti Zuhud, Muslim Harus Tahu!

by Rifdah Reza Ramadhan
5 tahun ago
in Syi'ar
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Resep Menghapus Dosa dan Penyakit Hati

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ZUHUD memiliki arti melupakan dunia untuk mencintai Allah SWT. Seorang muslim pun haruslah mengetahui perkara yang merupakan inti zuhud.

Sebagian hukama mengatakan,

“Zuhud itu mengandung lima perkara inti, yaitu keyakinan total kepada Allah, melepaskan diri dari merasa butuh kepada makhluk, ikhlas dalam beramal, tabah terhadap perlakukan zalim dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki.”

berikut penjelasan dari kelima inti zuhud di atas:

ArtikelTerkait

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

6 Manfaat Berteman dengan Orang Shaleh

1. Inti Zuhud: Keyakinan Total kepada Allah SWT

Yakin di sini adalah yakin penuh kepada keberadaan Allah, kepada aturan-aturan-Nya dan pastinya juga menjalankan perintah Allah dan meninggalkan larangan-Nya.

Dengan keyakinan yang kokoh kepada Allah, maka akan mengantarkan seorang hamba pada kesadaran akan kewajibannya.

Karena ia sadar bahwa dirinya memiliki kewajiban kepada Allah yaitu dengan beribadah kepada-Nya.

Orang yang yakin kepada Allah pun tidak akan takut dengan segala yang akan terjadi, karena yakin bahwa Allah pasti memberi perlindungan, pertolongan dan jalan yang terbaik.

Allah berfirman,

“Barangsiapa menyangka bahwa Allah tidak akan menolongnya di dunia dan di akhirat, maka hendaklah dia merentangkan tali ke langit-langit, lalu menggantung (diri), kemudian pikirkanlah apakah tipu dayanya itu mampu melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya”. (QS Al-Hajj: 15).

BACA JUGA: Cara Menggapai Tingkatan Zuhud

2. Inti Zuhud: Melepaskan Diri dari Merasa Butuh kepada Makhluk

Inti Zuhud
Foto: Unsplash

Seorang muslim hendaknya hanya bergantung kepada Allah SWT. Jangan sampai seorang muslim menggantungkan dirinya pada makhluk.

Karena manusia adalah makhluk terbatas yang memiliki kekurangan pula. Maka harus menggantungkan sepenuhnya kepada Allah semata bukan yang lain.

Rasulullah ﷺ bersabda,

“jika kamu meminta, maka mintalah kepada Allah. Dan jika kamu memohon pertolongan, mohonlah kepada Allah.” (HR. Ahmad).

Manusia juga sering kali memiliki sifat licik dan tidak dapat dipercaya, maka janganlah seorang muslim terlalu berharap kepada manusia.

Apalagi sampai terikat dan sulit melepas diri, bila hal itu terjadi maka segeralah kembali kepada Allah sebagai sebaik-baiknya tempat bergantung.

3. Inti Zuhud: Ikhlas dalam Beramal

https://www.youtube.com/watch?v=vZIMqQpqVgM

Ikhlas dalam beramal sering kali sulit untuk dijalankan oleh setiap muslim. Seperti ingin dipuji, ingin mendapatkan keuntungan dan lain-lain.

Allah berfirman,

“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang dengan ikhlas berserah diri kepada Allah, sedang dia mengerjakan kebaikan, dan mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah telah memilih Ibrahim menjadi kesayangan(-Nya)”. (QS. An-Nisa: 125).

Ini menunjukkan hendaknya seorang muslim ikhlas beramal hanya karena Allah semata, bukan karena yang lainnya.

Jangan sampai yang didapat hanya lelah saja tapi tak mendapat pahala dari Allah karena belum ikhlas dalam beramal.

Karena hakikat dari beramal itu salah satunya niat karena Allah SWT. Bila niatnya salah maka akan menghantarkan pada tujuan yang lain.

BACA JUGA: Aswad bin Yazid, Guru bagi Orang-Orang Zuhud

4. Inti Zuhud: Tabah terhadap Perlakuan Zalim

Inti Zuhud
Foto: Unsplash

Allah berfirman,

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153).

Maka seorang muslim itu hendaknya tabah, yaitu sabar dalam menghadapi kenyataan hidup ini. Mulai dari kenyataan yang baik dan yang buruk.

Karena akan selalu ada orang-orang zalim beserta perlakuannya. Itu salah satu cara Allah menguji seberapa tabah hamba-Nya.

5. Inti Zuhud: Sifat Qana’ah (Merasa Cukup) dengan Apa yang Dimiliki

Qana’ah yaitu menerima dan selalu merasa dirinya cukup. Qana’ah pun adalah bentuk bersyukur kepada Allah.

Yaitu tidak mengeluh, tidak mencintai hal-hal duniawi dan merasakan hidup tenteram. Karena diri selalu merasa cukup pada setiap nikmat dari Allah SWT.

Bukan hanya soal rezeki, qana’ah juga berarti berlapang dada atas segala ketentuan, ketetapan dan musibah yang menimpanya.

BACA JUGA: Sosok Ibnu Taimiyyah, Ulama Besar yang Zuhud

Itulah kelima yang merupakan inti dari zuhud. Mudah-mudahan setiap muslim bisa mengamalkan inti zuhud di atas dan menjadi muslim yang seutuhnya.

Semoga setiap muslim pun menyadari, bahwa setiap diri tidak perlu bangga dengan kepemilikan dunia dan janganlah sedih apabila dunia hilang dari tangan.

SUMBER: Nasha ‘ih al-‘ibad fi Bayani Alfahzi al-Munabbihat’ala Isti’dad Li Yaum al-Ma’ad | Oleh: Syekh Nawawi al-batani | Penerjemah: Fuad Saifudin Nur | WALIPUSTAKA | 2016

Tags: BeramalIkhlasinti zuhudkeyakinanqanaahtabah
ADVERTISEMENT
Previous Post

3 Sifat Jiwa Manusia yang Wajib Diketahui oleh Setiap Muslim

Next Post

Berikut Ayat-ayat Al-Quran tentang Sifat Ikhlas

Rifdah Reza Ramadhan

Rifdah Reza Ramadhan

Related Posts

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

14 Juli 2025
agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

14 Juli 2025
Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Interview, Hadis tentang Dosa Berbohong, Teman

6 Manfaat Berteman dengan Orang Shaleh

12 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.