• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 26 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Inilah Posisi Tidur yang Dimurkai Allah

by Laras Setiani
7 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hasrat Suami

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TIDUR merupakan aktivitas manusia yang tak bisa dihindari dari dirinya. Sebab, manusia membutuhkan istirahat. Ia tak bisa beraktivitas dengan urusannya, karena keterbatasan kondisi tubuh. Dan tidur, adalah satu-satunya sarana yang pas untuk mengembalikan stamina dalam tubuhnya.

Sebagai umat Muslim, kita harus mengikuti apa yang dilakukan oleh Rasulullah ﷺ. Sebab, beliau merupakan panutan hidup kita. Beliau akan menuntun kita pada perbuatan yang baik dan berada di jalan kebenaran. Termasuk dalam hal ini masalah tidur.

Rasulullah ﷺ telah mencontohkan kepada kita bagaimana posisi tidur yang baik. Namun terkadang, karena kondisi kita yang sudah sangat lelah di malam hari, kita lupa akan apa yang telah dicontohkan olehnya. Sudah seharusnya, kita perlu berhati-hati dalam memposisikan diri ketika tidur. Sebab, ada posisi tidur yang sangat dimurkai oleh Allah SWT. Posisi seperti apa itu?

Ternyata posisi yang dilarang dan dimurkai ini adalah posisi tengkurap. Hal ini dijelaskan Rasulullah ﷺ dalam hadisnya ketika beliau mendatangi sebuah masjid. Ia melihat seorang yang tinggal di masjid Nabawi sedang tidur tengkurap.

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Kisah yang diriwayatkan oleh Thakhfah Al-Ghifari RA salah seorang yang tinggal di masjid Nabawi berkata, “Aku tidur di masjid pada akhir malam, kemudian ada orang yang mendatangiku sedangkan aku tidur dengan posisi tengkurap. Lalu berkata, ‘Bangunlah dari tengkurapmu, karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah.’ Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika kulihat ia adalah Rasulullah ﷺ, maka akupun kemudian bangkit,” (HR. Bukhari).

Dalam riwayat lain Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa posisi tidur tengkurap adalah posisi tidurnya para penghuni neraka. Hadis ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah, “Tidur tengkurap adalah posisi tidurnya penghuni neraka,” (HR. Ibnu Majah).

Allah SWT dan Rasul-Nya tentu tidak akan melarang sesuatu hal jika hal tersebut berbahaya bagi manusia. Secara medis, tidur dengan posisi tengkurap berbahaya bagi tubuh. Sehingga Allah SWT melarang, bahkan memurkai posisi ini.

“Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bisa diketahui secara menyeluruh,” (Risaalah fiil Qowaaidil fiqhiyah hal. 41, Maktabah Adwa’us salaf).

Ternyata ilmu kedokteran modern membuktikan bahwa memang tidur tengkurap berbahaya. Tidur ini dapat mengganggu pernafasan karena otot dada dan organ pernafasan tidak dapat bekerja maksimal karena tehimpit. Dengan posisi tersebut dada akan menjadi tertekan dan membuat nafas menjadi sesak.

Selain bagian pernafasan, tidur dengan posisi ini juga dapat menghimpit jantung. Dalam jangka waktu lama posisi seperti ini dapat membahayakan kesehatan jantung. Fungsi otak juga bisa terganggu dengan posisi ini. Pasalnya aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh begitu pula ke otak menjadi terganggu karena terhimpitnya jantung tadi.

Oleh sebab itu, kita tidak boleh tidur dalam keadaan telungkup. Kita bisa mengikuti apa yang diajarkan Rasul, yakni tidur dalam posisi menyamping ke sebelah kanan. []

Sumber: www.sholihah.web.id

Tags: posisi tidurtidur
ADVERTISEMENT
Previous Post

Akibat Berbuat Maksiat

Next Post

Ada Manisnya Karunia Allah dalam Sebutir Lemon yang Asam

Laras Setiani

Laras Setiani

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.