• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Ilmuwan: Pembentukan Bintang di Alam Semesta Menurun

by Sodikin
6 tahun ago
in Muslimtech
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Unsplash

Ilustrasi. Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PARA ilmuwan sepakat bahwa alam semesta ini terus berkembang dengan kecepatan yang luar biasa. Namun tidak untuk pembentukan bintang yang dianggap mengalami penurunan. Baru-baru ini para astronom berusaha memahami mengapa pembentukan bintang di alam semesta menurun secara stabil setelah mencapai puncaknya pada delapan miliar tahun lalu.

Instrumen Giant Metrewave Radio Telescope (GMRT) membantu tim astronom mengukur kandungan atom hidrogen pada galaksi layaknya delapan miliar tahun lalu. Para astronom ini berasal dari National Center for Radio Astrophysics di Pune, dan Raman Research Institute, Bengaluru, India.

Makalah penelitian yang diterbitkan pada hari Kamis (15/10/2020) di jurnal Nature menjelaskan galaksi dalam aktivitas pembentukan bintang yang tinggi dan cepat menggunakan hidrogen atom sebagai bahan bakar pembentukan bintang.

BACA JUGA: MasyaAllah, Bintang Sirius Menjadi Saksi Mirajnya Nabi Muhammad

ArtikelTerkait

Kenapa Motor Jadi Sat Set setelah Dicuci?

Apa yang Terjadi Jika ChatGPT Menjadi Medsos? Apa yang Akan Dilakukannya?

Kenapa Motor Tidak Bisa Distarter?

Mobil Listrik vs Hybrid: Apa Bedanya dan Mending Pilih Mana?

Hidrogen kemudian hanya akan bertahan selama 1-2 miliar tahun ke depan. Inilah yang menyebabkan penurunan stabil dalam pembentukan bintang.

Studi lanjutan tentang gas hidrogen dan bintang-bintang diperlukan untuk memahami galaksi. Penelitian telah menunjukkan pembentukan bintang di galaksi sepuluh kali lebih tinggi pada delapan miliar tahun lalu jika dibandingkan dengan masa sekarang.

Aditya Chowdhury selaku mahasiswa doktoral di NCRA-TIFR sekaligus penulis utama studi tersebut, mengatakan sinyal atom hidrogen terletak pada panjang gelombang radio 21cm. Sinyal hanya dapat dideteksi oleh teleskop radio. Sehingga tidak seperti bintang, yang memancarkan cahaya kuat pada panjang gelombang optik.

“Sinyal 21cm ini sangat lemah, dan sulit untuk dideteksi dari galaksi yang jauh bahkan dengan teleskop yang kuat seperti GMRT,” kata Chowdhury dilansir dari Times of India, Kamis (15/10/2020).

Chowdhury mengatasi hambatan ini dengan menggunakan teknik yang disebut “stacking”. Ini menggabungkan sinyal 21cm dari hampir 8.000 galaksi yang diidentifikasi sebelumnya dengan teleskop optik.

“Metode ini mengukur rata-rata kandungan gas dari galaksi-galaksi tersebut,” ujar Chowdhury.

Diketahui, pembentukan bintang sangat kuat pada tahap awal alam semesta. Gas atom di dalam dan sekitar galaksi akan dikonsumsi untuk pembentukan bintang hanya dalam satu atau dua miliar tahun.

BACA JUGA: Raja Namrud Bermimpi Melihat Bintang dari Barat

“Jika galaksi tidak dapat memperoleh lebih banyak hidrogen dari lingkungannya, aktivitas pembentukan bintang akan menurun, dan akhirnya, berhenti di galaksi ini,” sebut Chowdhury.

Melalui studi ini, para astronom mengukur massa atom hidrogen di galaksi. Hasilnya menunjukkan jumlah hidrogen cukup untuk menopang pembentukan bintang hanya selama 1-2 miliar tahun.

Para astronom menghabiskan 90 jam penggunaan GMRT untuk observasi. Namun waktu analisanya butuh enam bulan karena data yang sangat banyak. []

SUMBER: TIMES OF INDIA

Tags: BintanghidrogenIlmuwanindia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Berapa Kali Menepuk Tanah saat Tayammum?

Next Post

12 Bahan Alami yang Bisa Putihkan Gigi

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Ciri Motor yang Harus Segera Diservis, Motor

Kenapa Motor Jadi Sat Set setelah Dicuci?

3 Juli 2025
ChatGPT

Apa yang Terjadi Jika ChatGPT Menjadi Medsos? Apa yang Akan Dilakukannya?

4 Juni 2025
Anak Gadis, Cara Hadirkan Berkah saat Naik Kendaraan, Hukum Meminjam, Motor, Motor

Kenapa Motor Tidak Bisa Distarter?

22 Mei 2025
Mobil

Mobil Listrik vs Hybrid: Apa Bedanya dan Mending Pilih Mana?

14 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.