• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 13 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Hotman Paris Protes Pejabat di Bahu Jalan Tol Tak Ditilang, Ini Jawaban Polisi

by Yudi
3 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
hotman

Foto: Hotman Paris (Febriyantino Nur Pratama/detikcom)

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PENGACARA Hotman Paris mengkritik penggunaan bahu jalan tol di wilayah Jakarta. Dia mengeluhkan pejabat yang tidak kena tilang menggunakan bahu jalan tol, tapi sipil ditilang.

Hal tersebut diungkapkan Hotman melalui instagram pribadinya. Dalam postingan tersebut, Hotman memberikan saran kepada pihak kepolisian.

Hotman menuding pihak kepolisian berlaku diskriminatif. Sebab, dalam hal ini melakukan penilangan terhadap sipil yang menggunakan jalan tol, sementara pejabat tidak ditilang.

BACA JUGA: Wah, Inilah Bayaran Hotman Paris Hutapea Sebagai Pengacara!

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

“Daripada sakit mata kita melihat diskriminasi di jalan tol, kalau aparat walaupun pangkatnya biasa-biasa atau pejabat lewat bahu jalan tol suka-sukanya nggak ditilang, kalau swasta ditilang dan kadang-kadang setelah bisik-bisik akhirnya dilepas,” kata Hotman.

Hotman meminta dipasang e-TLE di sepanjang jalan tol untuk melihat pelanggaran yang ada. Hotman menyebut prioritas bahu jalan tol hanya diperuntukkan untuk kepala negara dan mobil jenazah.

“Kalau mau konsekuen pasang aja tilang elektronik di jalan tol, nanti lihat hasilnya siapa yang akan kena tilang paling banyak. Pasti menteri, pejabat, oknum tentara, oknum polisi, pasti Hotman juga bakal sering kena tilang, tapi apa boleh buat, saya akan bayar,” kata dia.

“Karena memang sakit hati kita melihat di jalan tol, swasta ditilang atau dicegat, kalau pejabat suka-sukanya padahal menurut undang-undang yang dikasih hak istimewa didahulukan di jalan itu hanya kepala negara dan mobil jenazah, that’s the law,” imbuhnya.

Tanggapan Polda Metro

Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Doni Hermawan angkat bicara terkait hal tersebut. Doni menegaskan pihak kepolisian tidak tebang pilih dalam melakukan penindakan. Semua pelanggar yang menggunakan bahu jalan tol ditindak polisi.

“Saya sudah menyampaikan kepada seluruh personil. Terutama yang bagi menemukan kendaraan-kendaraan yang tidak sesuai, tidak semestinya menggunakan bahu jalan, itu udah jelas pelanggaran lalu lintas,” kata Doni.

BACA JUGA: Unggah Ceramah UAS tentang Shalat Subuh, Hotman Paris: Bravo

“Pak Dirlantas (Kombes Latif Usman) sudah tegas menyampaikan kepada seluruh jajaran, personel lalu linta Metro Jaya untuk menindak, menegur, kepada semua pelanggar lalu lintas yang disampaikan banyak pakai bahu jalan untuk menggunakan kendaraan terutama di jalan tol,” imbuhnya.

Doni mengatakan hingga kini sudah banyak pelanggar yang ditegur karena kesalahannya menggunakan bahu jalan tol. Tak hanya kepada masyarakat umum, kendaraan yang tidak sesuai peruntukan menggunakan bahu jalan pun ditegur polisi.

“Saya kira sudah banyak yang kita tegur, cuma tidak terekspos, sudah banyak. Jadi kita memberikan teguran itu juga tidak dengan tilang saja. Dengan memberhentikan itu bagian daripada sebuah bentuk tindakan dari petugas untuk meminimalisir atau mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas yang ada di jalan,” jelasnya. []

SUMBER: DETIK

Tags: hotmanHotman Parispolisi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nabi Ibrahim dan Ilmu Astronomi

Next Post

LSI Rilis Survei Eletabilitas Partai Politik 2023, Ini Hasilnya

Yudi

Yudi

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.