• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Hidup Sebatang Kara, Nenek Ini Berpenghasilan Rp 1 Ribu/Hari

by Yudi
7 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Nenek Dayyarah dan Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi. Foto: Detik/Rahman

Nenek Dayyarah dan Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi. Foto: Detik/Rahman

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SUMENEP–Meski pemerintah sudah mengucurkan banyak bantuan untuk kesejahteraan warga, namun ada warga tak mampu yang belum tersentuh. Salah satunya Dayyarah (82), warga Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep. Nenek berusia 82 tahun ini hidup sebatang kara. Ia menyambung hidup dengan membuat sapu lidi yang dijual Rp 1 ribu per ikat.

Dayyarah hidup di sebuah gubuk bambu berukuran kurang lebih 5 X 2 meter di Dusun Dikkodik, Desa Gapura Timur. Dalam kondisi yang sudah lanjut usia, ia mengaku hanya bisa membuat sapu lidi untuk menyambung hidup.

BACA JUGA: Gemas, Kucing Ini Khusyu Dengarkan Nenek Baca Alquran

“Setiap hari saya bikin sapu lidi sehari dapat satu. Kalau dua saya gak mampu,” kata Dayyarah (82), Senin (23/12/2019).

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

Sapu lidi tersebut biasanya dijual kepada pedagang langganannya dengan harga hanya Rp 1 ribu. Pedagang langganannya biasanya datang mengambilnya setiap seminggu atau dua minggu sekali.

Uang hasil menjual sapu lidi ia gunakan untuk membeli beras yang dicampur jagung biar dapat lebih banyak. Setiap hari Dayyarah memasak satu kali, satu cangkir beras jagung. Nasi tersebut kadang dimakan dengan ikan atau kadang hanya dengan mangga sebagai pengganti ikan.

“Tiap hari saya makan secangkir terus dimakan sama mangga sebagai pengganti ikan,” imbuhnya dengan berbahasa Madura.

Mendengar kisah nenek Dayyarah, Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi mengaku prihatin. Ia mengaku baru mendengar cerita hidup Dayyarah beberapa hari lalu. Yang membuat ia miris, Dayyarah tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah.

BACA JUGA: Hidup dari Memulung, Nenek 60 Tahun di Wajo Ini Hidup di Gubuk Berukuran Sekitar 2,3 Meter

“Dia tidak punya siapa-siapa jadi termasuk kategori terlantar mencari nafkah sendiri. Kalau dia sakit ini kan jadi persoalan. Mungkin ini akan menjadi PR ke depan bagaimana ada program khusus ke depan,” terang Ahmad Fauzi.

Fauzi berjanji akan terus memantau kondisi lansia yang hidup sebatang kara tersebut. Ia juga mengajak warga yang lain ikut memperhatikan dan melaporkan kepada pemerintah apabila melihat orang-orang yang hidup sebatang kara agar mendapat perhatian dan bisa hidup lebih layak. []

SUMBER: DETIK

Tags: nenek
ADVERTISEMENT
Previous Post

Terjebak di Goa Lele, 3 Mahasiswa di Karawang Ditemukan Meninggal Dunia

Next Post

Bela Rohingya, Gambia, Kanada dan Belanda Bentuk Tripartit

Yudi

Yudi

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.