• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 31 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Heroik, Ini Kisah Aiptu Sujadi yang Selamatkan Satu Keluarga dari Jebakan Banjir di Tol Ngawi

by Eneng Susanti
8 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Detik

Foto: Detik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KEDIRI — Viral kisah heroik penyelamatan sebuah keluarga yang terjebak banjir di tol Ngawi-Kertosono baru-baru ini. 

Keluarga ini merupakan warga Dusun Sumberejo, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Mereka adalah kakak adik Arif (47) dan Arina Fitroh (35), serta 2 anak Ftroh bernama Siva (5) dan Khamim (3).

Mereka terjebak banjir di tol tersebut saat akan mengungsi. Keempatnya terjebak selama 2 jam di genangan banjir setinggi leher. Mereka diselamatkan oleh Aiptu Sujadi, seorang pengguna tol yang lewat di tempat tersebut.

BACA JUGA: Selamat Setelah Berjam-jam Terjebak Banjir, Ini Kisah Viral Keluarga Arif (1)

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

Anggota Satlantas Polres Kediri ini mengaku, tadinya dirinya hanya berniat melihat banjir yang merendam perkampungan di sekitar jalan tol yang dia lalui.

Bersama istri dan putranya, Aiptu Sujadi dalam perjalanan pulang ke Pare, Kediri dari rumah saudaranya di Ngawi, Kamis (7/3/2019). Dia pun memilih melalui ruas Tol Ngawi-Kertosono agar cepat sampai di tujuan. Baru sekitar 5 Km dari pintu tol Ngawi, dia melihat banjir menggenangi kawasan di sekitar jalan tol.

Mobil yang saat itu dikemudikan putranya pun melambat ke bahu jalan tol. Aiptu Sujadi yang duduk di kursi depan sebelah kiri membuka kaca mobil untuk melihat langsung kondisi banjir. Sang istri, Nanda Sapto Wati mengabadikan banjir dengan kamera ponsel.

“Awalnya saya hanya mau lihat banjir dari Tol Ngawi. Saat membuka kaca, saya dengar ada suara orang minta tolong. Saat itu sekitar jam 4 sore (pukul 16.00 WIB),” kata Aiptu Sujadi seperti dikutip dari Detik.

Aiptu Sujadi pun mendatangi pria bertopi yang meminta pertolongan itu. Pria itu adalah Arif, korban banjir asal Dusun Sumberejo, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi. Saat itu Arif tengah menggendong Siva (5), kepnakannya.

“Mereka mau menuju ke jalan tol karena kampung mereka sudah terendam banjir. Namun, bapak itu (Arif) tak bisa melalui pagar kawat berduri pembatas tol. Kalau anak itu diturunkan di balik pagar pembatas pasti tenggelam karena airnya dalam,” ujarnya.

Seorang pengguna tol lainnya juga berusaha memberi pertolongan. Namun, pria berkaus kuning itu tak bisa berenang. Tanpa melepas baju, Aiptu Sujadi pun melompat ke air untuk mengangkat tubuh Siva yang sudah menggigil kedinginan akibat 2 jam di tengah banjir.

“Saya melihat bapak ini sudah teriak putus asa, mungkin terlalu lelah di air. Saya tak pikir panjang karena ada anak kecil,” tutur Aiptu Sujadi.

Setelah mengangkat Siva ke tepi jalan tol, lanjut Aiptu Sujadi, dirinya kembali turun mengangkat Khamim (3). Balita laki-laki ini juga kedinginan sembari terus menangis ketakutan. Siva dan Khamim merupakan anak dari Fitroh (35), adik kandung Arif.

BACA JUGA: Selamat Setelah Berjam-jam Terjebak Banjir, Ini Kisah Viral Keluarga Arif (2-Habis)

“Setelah kedua balita itu selamat, saya balik lagi nunggu ibunya menepi. Kawat berduri saya injak, atasnya ditarik pria itu (Arif) supaya perempuan itu bisa keluar. Kemudian kami bantu dengan tongkat sehingga mereka bisa naik ke atas,” ungkapnya.

Aksi penyelamatan korban banjir yang dilakukan Aiptu Sujadi ini diabadikan istrinya. Video tersebut lalu diposting di facebook di hari yang sama pukul 16.19 WIB. 

Aiptu Sujadi mengaku bersyukur bisa menolong keluarga Arif dari jebakan banjir di tol tersebut. []

SUMBER; DETIK

Tags: Aiptu Sujadibanir tol Ngawi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Selamat Setelah Berjam-jam Terjebak Banjir, Ini Kisah Viral Keluarga Arif (2-Habis)

Next Post

Sikap Rasulullah yang Harus Diteladani Setiap Suami

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.