• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 8 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Fatwa

by Yudi
7 tahun ago
in Kolom
Reading Time: 1 min read
A A
0
Malam lailatul Qadar, orang yang sudah meninggal, sihir

Ilustrasi: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

RASULULLAH SAW wafat meninggalkan sekitar sepuluh ribu sahabat. Mereka semua ulama dan ahli fiqh. Akan tetapi yang memposisikan diri sebagai mufti (juru fatwa) dan mau memikul untuk memutuskan berbagai hukum-hukum agama serta berbagai kejadian yang ada waktu itu hanya sekitar belasan.

Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Abi Laila beliau berkata : “Aku menjumpai seratus dua puluh orang sahabat Nabi di suatu masjid. Tidaklah salah satu dari mereka ditanya tentang suatu hadis atau fatwa, kecuali ia ingin orang lain yang menjawabnya dan jawabannya telah mencukupi bagi orang yang bertanya.”

BACA JUGA: Kebaikan dan Dosa, Mintalah Fatwa pada Hatimu

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

Hal ini dituturkan oleh Imam Muhmmad bin ‘Ali bin ‘Athiyyah Al-Haritsi Abu Thalib Al-Makki – rahimahullah – (w. 386 H) dalam kitab beliau “Qutul Qulub fi Mu’amalatil Mahbub” (1/228).

Demikian kondisi para sahabat yang begitu takut dan menjaga diri dari berfatwa, apalagi menyangkut hal-hal besar dan issue-issue yang krusial. Karena mereka mengerti benar, bahwa berbicara masalah agama terutama berfatwa adalah perkara yang sangat besar dan berbahaya. Hanya orang-orang yang benar-benar berilmu yang layak melakukannya.

BACA JUGA: Benarkah Berfatwa dengan Satu Landasan Ayat Saja?

Adapun di zaman kita saat ini kondisinya sebaliknya. Jika ada seratus orang, maka yang sembilan puluh sembilan orang atau bahkan semuanya akan berlomba untuk tampil menjadi mufti.

Wallahul musta’an.

Facebook: Abdullah Al-Jirani

Tags: FatwaKolom
ADVERTISEMENT
Previous Post

Doakan Orang yang Menyebutnya Tak Pernah Pakai Otak, UAS: Semoga Diberi Rezeki halal, Istiqomah dan Husnul Khotimah

Next Post

Harapan

Yudi

Yudi

Related Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.