Ini Etika Berpakaian dan Berhias dalam Islam

Foto: BBC.com
0

 

SEBAGAI manusia yang hidup di zaman modern, banyak sekali perubahan terutama dibidang fashion. Saat ini, sedang berkembang pesat trend pakaian untuk muslimah. Namun, sebagai muslim kita harus cerdas dalam memilah dan memilih pakaian seperti apa yang cocok dan pantas untuk kita kenakan.

Jangan sampai karena ingin mengikuti perkembangan zaman dan trend fashion saat ini, kita malah salah memilih.

Sebagai muslim, kita disunnahkan untuk memakai pakaian baru, bagus dan bersih. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

”Apabila Allah mengaruniakan kepadamu harta, maka tampakkanlah bekas ni’mat dan kemurahan-Nya itu pada dirimu.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Berikut etika berpakaian dan berhias menurut ajaran islam sebagaimana disarikan dari al Sofwa:

1. Menutup aurat

Pakaian yang kita kenakan baik laki-laki maupun perempuan seharusnya, menutup aurat. Pakaian yang menutup aurat ialah pakaian yang longgar, tidak membentuk lekuk tubuh dan tebal, agar tidak memperlihatkan apa yang ada di baliknya.

2. Jangan menyerupai laki-laki ataupun perempuan

Selain itu, antara laki-laki dan perempuan harus ada pembeda. Maksudnya, seorang laki-laki dilarang berpakaian yang menyerupai perempuan. Begitu pula dengan perempuan dilarang berpakaian menyerupai laki-laki. Hal tersebut dijelaskan dalam hadist Al-Bukhari:

“Rasulullah melaknat (mengutuk) kaum laki-laki yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Al-Bukhari).

3. Tidak boleh bergambar

Pakaian yang kita kenakan tidak boleh bergambar makhluk yang bernyawa atau gambar salib. Karena Rasulullah SAW tidak pernah memakai pakaian yang bergambar makhluk yang bernyawa dan bersalib. Apabila terdapat gambar tersebut, Rasulullah SAW akan menghapusnya.

4. Laki-laki tidak di boleh memakai emas dan pakainnya tidak boleh melebihi kedua mata kaki.

Terdapat sebuah hadist yang menjelaskan tentang larangan seorang laki-laki memakai kain sutera dan emas. Ketika itu Rasulullah SAW membawa kain sutera di tangan kanannya dan emas di tangan kirinya, lalu beliau bersabda:

“Sesungguhnya dua jenis benda ini haram bagi kaum lelaki dari umatku”. (HR. Abu Daud dan dinilai shahih oleh Al-Albani).

Selain itu, Seorang laki-laki tidak boleh memakai pakaian yang melebihi mata kaki.Sementara perempuan diharuskan berpakain yang menutup seluruh badannya, termasuk kedua kakinya.

5. Disunnahkan membaca doa apabila mengenakan pakaian baru

Sebuah hadist dari Abu Daud menjelaskan kepada kita, disunnatkan untuk membaca doa ketika kita mengenakan pakaian baru.

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا الثَّوْبَ وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّةٍ

“Segala puji bagi Allah yang telah menutupi aku dengan pakaian ini dan mengaruniakannya kepada-ku tanpa daya dan kekuatan dariku”. (HR. Abu Daud dan dinilai hasan oleh Al-Albani).

6. Diharamkan bagi perempuan untuk merubah ciptaan allah SWT

Rasulullah SAW pernah mengatakan dalam hadistnya:

“Allah SWT melaknat wanita yang memasang tato dan yang minta untuk ditato, wanita yang menipiskan bulu alisnya dan yang meminta ditipiskan, serta wanita yang meruncingkan giginya supaya terlihat lebih cantik, dan semua hal yang merubah ciptaan Allah.” Wallahu a’lam. [Nabila/Islampos]

loading...
loading...