islampos
Media islam generasi baru

Doa Pria Ini Langsung Allah Kabulkan

Foto: Boom Bastis
0

 

Sekelompok umat Islam tengah melakukan perjalanan melewati gurun pasir. Kelompok itu dipimpin oleh ‘Ala’ bin Al-Hadhrami. Karena perjalanan yang jauh, seluruh perbekalan mereka habis. Akan tetapi dengan tekad yang kuat, mereka tetap melanjutkan perjalanan hingga lelah menggelayuti hampir seluruh peserta perjalanan.

Haus yang mereka alami benar-benar akut hingga sebagiannya hendak meninggal dunia.

‘Ala’ bin Al-Hadhrami lalu bersuci, mendirikan shalat dan memanjatkan doa penuh pengharapan kepada Allah Ta’ala.

“Wahai Zat Yang Maha Pemurah, wahai Zat Yang Maha Mengetahui, wahai Zat Yang Mahaagung, siramilah kami.”

Langit mendadak gelap. Awan tebal bergelayut bak sayap burung. Halilintar bersahutan. Hujan deras membasahi bumi hingga semua yang haus bisa lekas merasakan segar setelah tenggorokan dibasahi air.

Tak hanya itu, curahan air hujan lebih dari cukup untuk mengisi semua wadah air yang dibawa oleh seluruh peserta rombongan.

Rombongan melanjutkan perjalanan hingga sampailah di tepi lautan. Tiada satu pun armada untuk mengangkut mereka.

Di tengah himpitan masalah itu, ‘Ala’ kembali mengambil air suci, shalat dua raka’at, dan memanjatkan doa.

“Duhai Zat Yang Maha Pemurah, duhai Zat Yang Maha Mengetahui, wahai Zat Yang Mahaagung, buatlah kami bisa melewati lautan ini.”

“Demi Allah,” tulis sahabat Abu Hurairah sebagaimana dikisahkan oleh Imam Abu Bakar Al-Thurthusy Al-Andalusi dalam Al-Ma’tsurat, “kaki kami sama sekali tidak basah, begitu pula dengan sepatu dan kuku binatang kami.”

Allahu Akbar walillahil hamd. Rombongan yang terdiri dari 4000-an penunggang kuda mampu melewati lautan tanpa basah sedikit pun. Allah Ta’ala mengabulkan doa ‘Ala’ bin Al-Hadhrami hingga mereka bisa melewati lautan. []

loading...
loading...