islampos
Media islam generasi baru

Waspada, 5 Hal Ini Bikin Anda Gagal jadi Orang Shaleh

Foto: message for muslim
0

PRIBADI shaleh adalah dambaan setiap orang. Namun, untuk menjadi shaleh bukan urusan yang gampang. Banyak godaan dan cobaan yang menyebabkan manusia tetap tunduk pada hawa nafsunya.

Ali bin Abi Thalib, sahabat sekaligus sepupu Rasulullah SAW telah berkata bahwa jika tak ada lima keburukan ini di dunia, tentu semua manusia akan menjadi orang saleh. Apa sajakah lima keburukan tersebut?

Pertama, merasa senang dengan kebodohan. Ini artinya seseorang membiarkan dirinya merasa nyaman dengan ketidaktahuan dalam ilmu agama. Rasulullah SAW bersabda:

“Allah membenci orang yang pandai dalam urusan dunia tetapi bodoh dalam urusan akhirat.” (HR. Al-Hakim, Shahih Jami’ Ash Shaghir).

Kedua, tamak dan serakah dengan dunia. Betapa kecintaan dan ketamakan dunia selalu membawa petaka. Belum lagi petaka mental yang merusak negeri ini. Korupsi, kolusi dan juga kebiasaan berbohong demi citra diri semua bermuara pada satu kata ‘tamak terhadap dunia’.

“messa.” (HR Bukhari dan Muslim).

Ketiga, bakhil atas kelebihan harta yang dimiliki. Allah SWT berfirman:

“Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan akan dikalungkan kelak di lehernya pada hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Ali ‘Imran: 180)

Keempat, riya dalam beramal. Riya’ berarti juga pamer, yaitu melakukan satu amal ibadah dengan maksud mendapatkan pujian dari manusia. Rasulullah SAW menegaskan bahwa riya termasuk dalam kategori syirik kecil, dalam salah satu sabdanya “Sesungguhnya sesuatu yang sangat saya khawatirkan atas dirimu adalah syirik kecil, yaitu riya.” (HR.Ahmad).

Kelima, ujub atau membanggakan diri. Yaitu merasa diri paling sempurna dibandingkan dengan yang lain. Ketidakbolehan perasaan ujub ini dikhawatirkan pada lahirnya kesombongan, dan kesombongan itu sendiri merupakan sifat Allah yang tidak boleh ada dalam diri manusia.

Semoga kita dijauhkan dari kelima penghalang keshalehan dan selalu diberi petunjuk oleh-Nya. []

loading...
loading...