• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Diam-diam, Saudi Hapus Aturan Pemisahan Perempuan dan Laki-laki di Restoran

by Sodikin
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Hidayatullah

Ilustrasi. Foto: Hidayatullah

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ARAB SAUDI–Arab Saudi perlahan-lahan kini berubah menjadi negara moderat. Sejumlah aturan yang memisahkan perempuan dan laki-laki, diubah. Termasuk di restoran.

Baru-baru ini pemerintah Arab Saudi menghapus aturan pemisahan perempuan dan laki-laki di restoran. Jadi, sekarang perempuan tidak perlu lagi menggunakan pintu masuk terpisah dari laki-laki. Juga tidak lagi duduk di belakang partisi di restoran.

BACA JUGA: Kabinet Saudi Kecam Serangan Israel ke Gaza

Pemerintah mengubah aturan konservatif yang telah berlaku selama beberapa dekade. Regulasi baru itu diam-diam diumumkan pada Ahad (8/12/2019) dalam sebuah pernyataan oleh Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Langkah ini mengkodifikasikan apa yang telah menjadi masalah sensitif di masa lalu di antara orang-orang Saudi tradisional. Mereka memandang pemisahan gender sebagai persyaratan agama.

Di seluruh Arab Saudi, berlaku aturan bahwa laki-laki dan perempuan yang tidak terkait tidak diizinkan untuk bercampur di depan umum. Sekolah-sekolah yang dikelola pemerintah dan sebagian besar universitas negeri tetap terpisah, seperti kebanyakan pernikahan Saudi.

Restoran dan kafe di Arab Saudi, termasuk Starbucks, saat ini dipisahkan. Ada ruangan khusus untuk “keluarga” yang dialokasikan untuk wanita yang keluar sendiri atau yang disertai oleh saudara laki-laki. Ada juga ruangan “lajang” untuk laki-laki.

Banyak juga memiliki pintu masuk terpisah untuk wanita dan partisi atau kamar untuk keluarga di mana wanita tidak terlihat oleh pria lajang. Di restoran atau kafe yang lebih kecil tanpa ruang untuk pemisahan, wanita tidak diizinkan masuk.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman telah mendorong reformasi sosial. Perempuan dan laki-laki kini dapat menghadiri konser dan bioskop yang dulunya dilarang.

Dia juga membatasi kekuasaan polisi agama di negara itu, yang telah menjadi penegak norma sosial konservatif, seperti pemisahan gender di depan umum.

Mencerminkan sifat sensitif dari langkah terbaru ini, keputusan untuk mengakhiri penegakan pemisahan di restoran diumumkan dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Saudi Press Agency yang dikelola pemerintah.

BACA JUGA: Kebijakan Arab Saudi bagi Perempuan: Boleh Menyetir, Nonton Bola, dan Jadi Tentara

Pernyataan itu mencantumkan sejumlah persyaratan teknis yang baru disetujui untuk bangunan, sekolah, toko, dan pusat olahraga.

Pernyataan itu mencatat bahwa daftar panjang dari keputusan yang diterbitkan ditujukan untuk menarik investasi dan menciptakan peluang bisnis yang lebih besar.

Aturan baru menghapus batasan yang telah ada, tetapi tidak menyatakan bahwa restoran atau kafe harus mengakhiri pintu masuk terpisah atau area duduk. Banyak keluarga di petak konservatif negara mungkin lebih suka makan hanya di restoran dengan ruang terpisah. []

SUMBER: SPA

Tags: arab saudi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nana Asma’u, Muslimah yang Dikenal sebagai Intelektual dari Afrika Barat

Next Post

Identik dengan Diskon Besar-besaran, Ini Sejarah ‘Kelam’ Black Friday

Sodikin

Sodikin

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.