• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Di Tengah Pertempuran, Warga Timur Ghouta ‘Menanti Kematian’

by Sodikin
9 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: CNN

Foto: CNN

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SURIAH—Warga distrik Ghouta dikabarkan hanya bisa “menanti kematian.” Mereka terjebak di tengah pengeboman terbesar pasukan pro-pemerintah Suriah terhadap wilayah para pejuang pembebasab Suriah yang terkepung di dekat Damaskus itu.

Setidaknya 38 orang tewas pada Rabu (21/2/2018). Sejak Ahad (18/2/2018) malam, sudah ada 310 orang yang kehilangan nyawa dan lebih dari 1.550 luka-luka, kata kelompok pengamat Syrian Observatory for Human Rights.

Ghouta bagian timur, distrik pertanian padat penduduk yang ada di pinggiran Damaskus, adalah area besar terakhir di sekitar ibu kota yang masih dikuasai kelompok anti-Assad. Kawasan yang dihuni oleh 400 ribu orang ini telah dikepung pasukan pemerintah selama bertahun-tahun.

Pengeboman besar-besaran, termasuk tembakan roket, artileri, serangan udara dan bom barel yang dijatuhkan dari helikopter sejak Ahad, menjadi salah satu rangkaian peristiwa paling mematikan dalam perang saudara Suriah yang sudah memasuki tahun kedelapan.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Pemerintah Suriah dan Rusia, yang sudah mendukung Presiden Bashar al-Assad dengan kekuatan udara sejak 2015, menyatakan tidak mengincar warga sipil.

“Kami menanti kematian. Ini adalah satu-satunya hal yang bisa saya katakan,” kata Bilal Abu Salah, 22, warga timur Gouta.

“Hampir semua orang yang tinggal di sini tinggal di penampungan sekarang. Ada lima atau enam keluarga dalam satu rumah. Tidak ada makanan, tidak ada pasar,” ujarnya. []

SUMBER: CNN

Tags: ghoutasuriah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengapa Malam Jumat

Next Post

10 Fakta soal Zaid bin Tsabit

Sodikin

Sodikin

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.