• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 31 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Cara Memandang Kematian secara Positif

by Sodikin
8 tahun ago
in Nasihat
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: idwalls321

Ilustrasi. Foto: idwalls321

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SETIAP yang bernyawa akan mengalami kematian. Ini adalah sebuah kepastian yang tidak akan bisa dibantah siapa pun. Hanya Allah SWT yang abadi dan tidak akan pernah merasakan mati. Berbeda dengan makhluk ciptaan-Nya yang akan mengalami hari akhir.

Albert Camus, filsuf asal Prancis mengatakan bahwa karena kita semua harus mati, karena itu tidak ada yang berarti.

Jauh sebelumnya, al-Khayyam berkata: “Kaca ini dibuat dalam bentuk yang sangat indah, jadi mengapa harus menagalami kehancuran?”

Itu adalah pemikiran destruktif dan nihilistik. Sebaliknya, Nabi Muhammad berkata: “berada di dunia ini ibarat orang asing atau musafir.”

ArtikelTerkait

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Akibat Menyebarkan Kejelekan terhadap Seorang Mukmin

3 Sungai Sebagai Pembersih Dosa di Dunia

Siapa yang Allah Beri Hidayah untuk Berdoa

BACA JUGA: Mempersiapkan Kematian Husnul Khotimah

Ibnu Umar biasa berkata: “Ketika Anda pergi tidur di malam hari, jangan menunggu fajar, dan ketika Anda bangun, jangan menunggu malam datang. Manfaatkan kesehatan Anda untuk saat sakit dan manfaatkan hidup Anda sebelum kematianmu. “

Hidup itu ibarat persinggahan layaknya bandara; hanyalah persiapan untuk perjalanan panjang yang akan datang.

Allah SWT berfirman yang artinya: “Dialah yang menciptakan maut dan kehidupan untuk menguji kamu tentang siapa di antara kamu yang paling baik dalam perbuatan,” (QS Al Mulk: 2).

Ini adalah cara yang positif untuk melihat kemtian. Alih-alih dipandang sebagai akhir kehidupan, kematian adalah jembatan menuju kehidupan abadi di akhirat. Kita harus beramal shaleh selagi masih bisa.

Ketika kita menghargai bahwa hidup ini singkat, itu akan membantu kita untuk menjadi orang yang lebih pemaaf. Kita akan rela mengesampingkan dendam pribadi, mengetahui bahwa waktu kita dengan orang lain sangatlah terbatas.

Kita dipaksa untuk bertanya pada diri sendiri tiga pertanyaan penting:

1. Bagaimana kita bisa hidup bahagia?

2. Apa yang akan dikatakan orang setelah kita wafat? Inspirasi apa yang akan mereka temukan dalam kisah hidup kita?

3. Akan seperti apakah perbuatan shaleh kita ketika pulang ke akhirat?

Ali ibn Abi Thalib mengatakan: “Dengan setiap nafas, seseorang mendekati kematian. Bekerjalah di dunia ini seolah-olah kamu akan hidup selamanya, tetapi bekerjalah untuk Akhirat seolah-olah kamu akan mati besok.”

Steve Jobs pernah berkisah bagaimana di awal kehidupannya, ia berjuang bagaimana dia dulu harus tidur di lantai kamar temannya, bagaimana dia harus berjalan bermil-mil untuk mendapatkan makanan gratis, bagaimana ibu mudanya harus berjuang untuk menemukan orang untuk mengadopsi dia ketika dia dilahirkan. Lalu bagaimana dia dengan mudah  keluar dari perusahaan yang telah didirikannya, dan bagaimana perasaannya ketika dia didiagnosis menderita kanker pankreas.

Jobs kemudian berkata: “jika kamu hidup setiap hari seolah-olah itu adalah hari terakhirmu, suatu hari kamu pasti akan benar.”

BACA JUGA: Kematian adalah Sebuah Keniscayaan

Berikut cara memandang positif kematian:

1. Berhenti menganggap kematian sebagai perjalanan ke suatu tempat tanpa penindasan atau ketidakadilan. Pada hari kiamat, Allah akan dikatakan: ” Hari ini, setiap jiwa akan dibalas sesuai dengan apa yang telah didapatnya. Tidak ada ketidakadilan hari ini,” (QS. Ghafir: 17).

2. Kematian adalah reuni dengan orang yang kita cintai yang telah meninggal. Tepat sebelum dia meninggal, Muadh ibn Jabal berkata: “Besok, saya akan bertemu dengan orang-orang yang saya cintai, Muhammad dan para sahabatnya.”

3. Ini adalah pembebasan dari penjara keberadaan materi. Nabi bersabda: “Dunia adalah penjara orang beriman.”

4. Ini adalah rahmat bagi mereka yang hidupnya terkena penyakit yang melemahkan, kekurangan atau ketidakmampuan atau ketika pikiran seseorang memburuk sedemikian rupa sehingga mereka tidak dapat lagi berinteraksi dengan orang yang mereka cintai.

5. Kematian mirip dengan tidur. Keduanya adalah perubahan kondisi keberadaan kita. Kematian adalah perpindahan permanen ke kehidupan lain, sedangkan tidur hanya mati sementara.

6. Mengetahui bahwa kita akan mati suatu hari nanti membantu kita untuk tetap bersyukur ketika menghadapi kesengsaraan hidup. []

SUMBER: ISLAMRELIGION

Tags: AkhirkematianKiamat
ADVERTISEMENT
Previous Post

Brigade Al-Qassam kembali Galang Dana Via Bitcoin

Next Post

Hukum Mengusap Wajah setelah Berdoa

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Adab Bertetangga, percaya diri, tetangga, Akibat Berbuat Benar, Tetangga, kejelekan

Akibat Menyebarkan Kejelekan terhadap Seorang Mukmin

15 Juni 2025
Wudhu Dulu Sebelum Mandi Junub, nasihat ibnul qayyim, Macam Cemburu, Cara Membersihkan Najis, Dosa

3 Sungai Sebagai Pembersih Dosa di Dunia

10 Juni 2025
Waktu Terbaik Shalat Dhuha, Muslim yang Bersyukur,Doa Minta Kaya, Manfaat Mendoakan Orang Lain, Doa, Keutamaan Doa, Penyebab Doa Tidak Terkabul, Doa Sapu Jagat, Doa

Siapa yang Allah Beri Hidayah untuk Berdoa

6 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.