• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Cantik dan Tampan Mah Bebas?

by Ari Cahya Pujianto
6 tahun ago
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Stroberi Parents

Foto: Pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Aqila Ghania Syaakirah
aqilaghaniasyaakirah@gmail.com

SAAT ini, banyak sekali orang berlomba-lomba dalam urusan kecantikan. Bahkan uang dan waktu yang bisa kita gunakan untuk hal penting dan bermanfaat bagi sekitar, malah sering digunakan untuk kecantikan semata.

Bagi mereka yang memiliki rupawan cantik atau tampan, maka kehidupan mereka sangat beruntung. Mendapat pekerjaan menjadi mudah, karir lebih cerah, dan sering kali diistimewakan banyak orang. Ungkapan cantik atau tampan justru menjadi standar kebahagiaan seseorang.

BACA JUGA: Ini Dia 20 Rahasia Kecantikan Muslimah

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

Wajah rupawan dianggap sebagai level tertinggi manusia dan sebuah pencapaian tertinggi dalam kehidupan.

Namun pada faktanya, standar kecantikan seseorang yang hakiki adalah mereka yang mempunyai pola pikir dan sikap yang benar menurut standar hukum syara’. Yaitu standar yang berasal langsung dari Allah dan bukan dari pemahaman manusia.

Kecantikan seseorang tidak akan bisa menjamin bahagia atau tidaknya hidup kita. Dalam Islam, manusia yang paling mulia adalah yang paling tinggi takwanya kepada Allah, bahkan Allah sendiri yang menegaskannya dalam QS. Al-Hujurat ayat 13:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Al Hujurat: 13).

Ayat ini menjelaskan, bahwa takwa adalah penentu kemuliaan seseorang. “Cantik” atau “Tampan” itu relatif, belum tentu yang rupawan memiliki hati yang baik serta pola pikir yang benar. Cantik atau tampan karena nafsiah dan akliyahnya, itu baru sesuatu yang amat spesial.

Cantik dan tampan menurut Islam itu dilihat dari hatinya. Bagaimana dia bersikap dan berpikir tidak seenak-enaknya. Melainkan harus ada pijakan yang kita jadikan sebagai petunjuk dalam beraktivitas, yaitu Al-Qur’an.

Selain itu, harus ada tokoh terbaik yang mencontohkan kepada kita, agar kita mengerti dan tidak salah jalan. Siapa lagi kalau bukan Nabi Muhammad Sallahu‘Alaihi Wa Sallam, karena beliau adalah sebaik-baiknya suri tauladan.

BACA JUGA: Pemuda yang Tampan Luar Dalam

Sejatinya, mereka yang rupawan dari dalam memiliki kecantikan alami yang sejatinya tidak dimiliki orang lainnya. Jadi, alih-alih sibuk mempercantik diri yang juga bersifat sementara.

Seharusnya, sekarang kita memantapkan pemahaman kita dengan mengkaji Islam. Agar kita tahu, bagaimana sih caranya menjadi orang yang rupawan menurut kacamata Islam. Karena sejatinya, cantik dan gantengnya sikap dan tingginya iman menentukan kemuliaan kita di hadapan Allah Subhanahu Wata’ala. []

Tags: cantiktampan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pertemuan Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis

Next Post

Neraka Jahim; Ancaman bagi Orang yang Suka Bermegah-megahan

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Related Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.