ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Berniat Istiqomah, Dhini Aminarti Tolak Tawaran Syuting Sinetron Tanpa Hijab

0

JAKARTA–Artis sinetron, Dhini Aminarti, merasakan perbedaan yang terjadi dalam hidupnya setelah memutuskan untuk menutup aurat dan mengenakan hijab sejak 22 Januari 2016 lalu. Ia mengaku banyak menolak tawaran syuting untuk sejumlah sinetron yang mensyaratkannya membuka hijab.

“Aku bilang aku enggak mau. Pokoknya saat itu bergejolak banget. Aku tetap keukeuh dengan apa yang aku punya dan aku pakai. Aku enggak mau digoda dengan urusan materi,” katanya.

Menurut Dhini, setelah berhijab, ia merasakan ketenangan jiwa. “Kalau lebih tenang pasti jauh lebih tenang. Cenderung orang berhijab itu kan ada beberapa yang memproteksi dia dari orang-orang iseng di luar sana,” ungkapnya.

Penolakan itu mungkin berimbas terhadap kariernya saat itu, namun pemain sinetron ‘Si Cecep’ ini percaya jika hijab tidak akan mempengaruhi rezekinya sama sekali.

“Alhamdulillah aku enggak pernah berpikir seperti itu karena rezeki, jodoh, maut sudah diatur sama Allah. Meskipun ada godaan saat itu di mana saat aku sudah berhijab, ditawarin sinetron dan produsernya minta aku buka hijab. Aku selalu berpikir rezeki bisa dapat dari mana saja kok,” yakinnya.

Hal itu pun dibuktikkan Dhini, meski menolak tawaran sinetron dan diminta melepas hijab, pintu rezeki lainnya tetap terbuka untuknya. Tawaran-tawaran lain pun berdatangan untuk peran yang masih bisa mengenakan hijab.

“Alhamdulillah kerjaannya masih lumayan banget. Toh, peran aku selalu protagonis, dan protagonis dibutuhkan boleh pakai hijab, boleh enggak. Jadi aman-aman saja,” ujarnya.

Bahkan nyatanya saat ini Dhini pun mulai mengurangi aktivitas di dunia sinetron yang telah membesarkan namanya selama ini.

dhini aminarti
Foto: Instagram @dhiniaminarti

“Semakin berjalannya waktu, udah lama nikah jadi semakin merasa enggak etis kalau Dimas udah di rumah, tapi aku masih di lokasi syuting. Aku berpikir enggak enak deh. Paling aku ambil yang sebentar aja, misalnya kayak photoshoot atau seminar,” pungkasnya. []

loading...
loading...