islampos
Media islam generasi baru

Antisipasi Ramadhan, Ini yang Dilakukan Pemerintah Qatar

Foto: The Peninsula
0

QATAR—Pemerintah Qatar dilaporkan telah mulai mengantisipasi datangnya Bulan Suci Ramadhan. Untuk itu Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Ekonomi dan Perdagangan, dan Kementerian Kesehatan Qatar bekerja sama untuk mengintensifkan pemeriksaan gerai makanan sebelum dan selama Ramadhan. Hal ini dilakukan untuk memeriksa apakah gerai-gerai makanan di Qatar mematuhi peraturan kesehatan yang telah dicanangkan pemerintah.

“Kami telah memulai persiapan dengan melakukan kunjungan pemeriksaan rutin ke gerai-gerai makanan. Mulai saat ini kami mengintensifkan pemeriksaan dengan lebih banyak melakukan inspeksi sebelum dan selama Ramadhan. Kami akan lebih fokus pada restoran yang menyediakan hidangan Ramadhan, supermarket dan kafetaria,” ungkap salah seorang pejabat kementerian kepada The Peninsula, Senin (1/5/2017).

“Selama momentum Ramadan, kami tidak memberikan cuti atau berlibur kepada para petugas inspeksi, kecuali dalam keadaan darurat,” pungkas pejabat tersebut.

Pada pekan pertama Ramadhan tim inspeksi akan lebih fokus kepada supermarket dan restoran. Sementara di pertengahan bulan, tim fokus pada toko-toko yang menjual aneka bahan makanan seperti kacang-kacangan, buah kering dan coklat.

Pada fase terakhir Ramadhan, tim akan fokus pada tempat pemotongan hewan. Tim lebih mengintensifkan inspeksi terhadap gerai makanan ini selama Ramadhan adalah ramainya gerai didatangi konsumen. Restoran akan mengalami permintaan makanan yang luar biasa saat Ramadhan. Dan biasanya karyawan restoran tidak memperhatikan standar dan persyaratan kesehatan, Karen itu tim inspeksi harus memantau hal tersebut.

“Kami akan melakukan kunjungan ke restoran-restoran yang biasa menyiapkan makanan menu Ramadhan. Jadi tim kami akan memastikan bahwa gerai yang menyiapkan makanan berbuka dan sahur selama bulan puasa telah memenuhi standar kesehatan,” tambah pejabat.

Kunjungan inspeksi akan lebih banyak terjadi di pasar sentral karena buah dan sayuran yang mudah rusak dan sebagian besar diimpor. []

loading...
loading...