• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 6 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bermuka Manis pada Sesama Muslim, Ringan Namun Berpahala Besar

by Sodikin
6 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Pinterest

Ilustrasi. Foto: Pinterest

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: H. Yoshi Putra Pratama SH

DI ANTARA akhlak terpuji yang mudah untuk diamalkan pada kehidupan sehari-hari adalah bermanis muka kepada saudara kita sesama muslim.

Sayangnya hal ini ternyata belum menjadi perhatian utama dari kaum muslimin apalagi di zaman milenial seperti saat ini. Zaman di mana patokan hidup mulai bergeser, kepada yang penting keren di mata manusia, sedangkan baik di mata Allah nomor sekian. wallahul musta’an.

Sifat cuek ketika bertemu di jalan, tempat umum, kampus, tempat kerja seakan sudah menjadi hal yang sangat lumrah dan biasa, apalagi jika terjadi perbedaan pandangan dalam beberapa masalah yang sebenarnya sepele dan masih sangat bisa untuk bertoleransi dan disatukan.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

BACA JUGA: Mari Tersenyum, Hindari Tertawa Berlebihan

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abi Dzar ra berkata : Rasulullah SAW bersabda :

لا تحقرنَّ من المعروف شيئًا، ولو أن تلقى أخاك بوجه طَلْق

“Janganlah meremehkan dari kebaikan walaupun cuma sepele, walaupun engkau bertemu saudaramu dengan wajah yang ceria.”

Dalam hadits ini Rasulullah SAW melarang kita umat Islam untuk meremehkan kebaikan sekecil apapun itu, bahkan walau hanya ketika bertemu dengan saudara kita dengan berwajah ceria.

Dan juga diriwayatkan dari sahabat Jabir bin Abdillah, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda :

كلُّ معروف صدقة، وإنَّ من المعروف أن تلقى أخاك بوجهٍ طَلْق

“Setiap yang ma’ruf adalah sedekah, dan sesungguhnya di antara perbuatan yang ma’ruf adalah engkau bertemu saudaramu dengan wajah yang ceria”.

Dan juga dari sahabat Abu Dzar ra berkata, Rasulullah SAW bersabda :

تبسُّمك في وجه أخيك لك صدقة

“Senyumanmu kepada saudaramu adalah sedekah”.

Maksud dari kata “Akhiika” dalam hadits ini adalah saudaramu dalam agama Islam, maksudnya ketika bertemu dengan mereka menampakkan wajah yang riang gembira, ceria, tidak muka masam, maka akan terhitung pahala di sisi Allah SWT.

Berkata Ibnu Battal :

أنَّ لقاء النَّاس بالتَّبسُّم، وطلاقة الوجه، من أخلاق النُّبوة، وهو مناف للتكبُّر، وجالب للمودَّة

“Bahwasannya bertemu manusia dengan senyuman, dan wajah yang ceria merupakan akhlak kenabian dan penghilang sifat takabbur, dan dapat menjalin sifat kasih sayang.”

Dalam hadits Ibnu Mas’ud ra berkata, Rasulullah SAW bersabda

ألا أخبركم بمن يحرم على النَّار، وبمن تحرم النَّار عليه؟ على كلِّ هيِّن ليِّن قريب سهل

“Maukah kalian aku tunjukkan yang dengannya akan diharamkan kepada neraka? Dan neraka diharamkan baginya? Atas (setiap muslim yang memiliki sifat Hayyin, Layyin, Qorib, Sahl).” (HR. Tirmidzi)

Makna dari Hayyin dan Layyin adalah dua sifat yang orang-orang arab mengaguminya dan memujinya, sifat ini merupakan lawan dari mutasyaddid, mutsaqalain yang artinya memberatkan orang, membuat mereka sempit dan seterusnya.

BACA JUGA: Tersenyum Dapat Membuat Jiwa Bahagia (1)

Sedangkan makna dari qorib adalah membersamai manusia dalam kegiatan ketaatan dan duduk-duduk bersama mereka dalam ketaatan, dan sahl adalah sifat suka memaafkan orang lain jika bersalah terhadapnya.

[Dalil Fatihin lii Turuq Riyadhu As Shalihin]

Jadi pada dasarnya kita sebagai seorang muslim kita dituntut untuk mudah dalam basyasyah (senyum) dan ceria.

Tentu saja hal ini terkecualikan disaat-saat tertentu seperti ketika bertakziyah dan hari-hari berkabung saudara kita, atau di depan wanita ajnabi yang tidak kita kenal dan sebagainya. Wallahu a’lam. []

SUMBER: WAHDAH

Tags: pahala tersenyumsenyumwajah ceriawajah masam
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengenal Ibrahim bin Rasulullah

Next Post

Nikah Muda atau Mati Muda?

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.