• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 3 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Beratnya Tantangan Muslimah Akhir Zaman

by Yudi
5 tahun ago
in Akhir Zaman
Reading Time: 2 mins read
A A
0
tidak berhijab, wanita, gosip

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Maya A
Penulis, Tinggal di Kedamean, Gresik

MUSLIMAH dan hijab. Dua komponen yang tidak bisa dan tidak seharusnya dipisahkan. Namun modernitas zaman nyatanya berhasil menyeret ‘fashion’ untuk berada di tengah tengah mereka.

Menarik minat para perempuan untuk melakukan kolaborasi, alias memadu padankan hijab agar tetap sesuai trend, atau malah sekedar sebagai penunjang penampilan.

Fenomena DJ bercadar yang viral di media sosial, kemudian seorang guru berhijab yang menunjukkan bakat tari jaipongnya saat kompetisi hijab hunt, adalah bukti kecil bahwa virus berbahaya ini sudah menyebar.

ArtikelTerkait

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

10 Perilaku Aneh di Akhir Zaman yang Sudah Disebutkan Nabi Muhammad

Mengenal Dajjal dari Perspektif Sains: dari Simbol hingga Fakta

Apakah Perang Dunia Ketiga Tanda Kiamat Sudah Dekat?

BACA JUGA: 5 Mahkota Muslimah, Jagalah

Mengopinikan kepada massa bahwa status tidak bisa menghalangi seorang perempuan untuk berekspresi. Parahnya lagi, sang DJ justru menyeru muda mudi untuk tidak takut menjadi diri sendiri tanpa perlu memusingkan komentar orang lain. Sebuah ajakan yang menjurus pada konsep liberal.

Sadar atau tidak, ini adalah buah dari serangan yang digencarkan Barat. Mendoktrin pemikiran para perempuan bahwa hijab hanya mengekang perempuan.

Akibatnya, banyak kalangan yang tanpa segan merespon secara defensif dengan mengambil jalan tengah. Artinya, mereka berhijab, namun juga bersolek dan menonjolkan lekuk tubuh demi tetap tampil cantik dan menarik.

Minimnya pengetahuan tentang batasan syariah ketika memandang makna kebebasan berekspresi semakin memperkeruh suasana. Masyarakat terus dibiarkan berasumsi sendiri tentang tata busana dan tata pergaulan. Definisi aurat disempitkan sebatas pada rambut. Campur baur juga bukan lagi masalah yang perlu dipusingkan.

Point inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh komoditas industri dalam menyedot perhatian para muslimah masa kini. Sebagai kiblat fashion, kaum kapitalis secara berkala meluncurkan desain hijab terbaru demi kesesuaian tren.

Tidak berhenti disitu, kuatnya cengkraman kapitalis juga berimbas pada berubahnya arah pandang terhadap perempuan. Mereka tidak lagi dianggap sebagai sesuatu yang harus dijunjung tinggi kehormatannya, tapi justru sebagai komoditas yang diperlombakan kecantikannya.

Dalam sekup kecil saja semisal putri Indonesia, terhitung sudah berapa banyak perempuan yang mati matian mengejar prestise, menampilkan kemolekan paras demi sebuah kemenangan yang sebenarnya nonsense.

BACA JUGA: Kemenangan Muslimah di Bulan Ramadhan

Nilai duniawi berhasil mengelabui pemikiran mereka hingga berani menukar dan memainkan kodratnya sebagai individu yang terjaga.

Kerusakan yang menyasar para muslimah ini tentu tidak bisa didiamkan begitu saja. Harus ada perombakan utuh. Edukasi tata pergaulan, kemudian penanaman nilai takwa guna menumbuhkan kesadaran bahwa manusia senantiasa terikat dengan nilai nilai syara’ adalah langkah yang tidak boleh diabaikan.

Tidak hanya itu, pemerintah juga harus berani mengambil tindakan besar seperti menutup kran kebebasan yang terlanjur dialirkan Barat.

Segala hal yang berhubungan dengan pemberdayaan perempuan bernilai ekonomi harus dihentikan. Karena sadar atau tidak, arus liberal inilah yang sering melalaikan perempuan dari kewajiban dan fitrahnya. []

Tags: akhir zamanmuslimah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Renungan Malam Seribu Bulan

Next Post

Pertama dalam 320 Tahun, Seorang Muslimah Terpilih Jadi Presiden Mahasiswa di Yale University

Yudi

Yudi

Related Posts

Sakaratul Maut, amal, Penghalang Rezeki, Arwah, Shalat Malam, renungan ramadhan, PMO, Keutamaan Pemimpin yang Adil, Shalat Malam, Orang yang Dibenci oleh Allah SWT, Kesabaran, Ulil Amri, Ibnu Abbas, Hari Kiamat

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

13 Juli 2025
Durasi Jalan Kaki, Pergaulan Bebas, Akhir Zaman

10 Perilaku Aneh di Akhir Zaman yang Sudah Disebutkan Nabi Muhammad

25 Juni 2025
dajjal, pengikut dajjal

Mengenal Dajjal dari Perspektif Sains: dari Simbol hingga Fakta

24 Juni 2025
perang dunia, perang, kiamat

Apakah Perang Dunia Ketiga Tanda Kiamat Sudah Dekat?

18 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.