• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 6 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bahaya, Laut Arab Tercemar Ganggang Hijau Beracun Akibat Salju Himalaya Mencair

by Sodikin
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Puncak Himalaya terus mencair akibat pemanasan iklim. Foto: Detik

Puncak Himalaya terus mencair akibat pemanasan iklim. Foto: Detik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

AMERIKA SERIKAT–Perubahan iklim membuat salju di pegunungan Himalaya mencair. Ternyata hal ini bukan perkara sepele karena bisa menyangkut hidup makhluk hidup di laut, tak terkecuali manusia. Baru-baru ini satelit NASA berhasil  menangkap citra adanya pencemaran ganggang (alga) hijau beracun di sekitar Laut Arab. Setelah ditelusuri, alga hijau beracun itu terbawa oleh lapisan salju dari Gunung Himalaya yang mencair.

Menyusutnya lapisan salju di Himalaya, menyebabkan penyebaran ganggang hijau beracun begitu besar sehingga dapat dilihat dari luar angkasa.

BACA JUGA: Keajaiban Hidup Marmut Himalaya telah Terungkap

Berdasarkan gambar yang ditangkap satelit NASA, para peneliti menemukan spesies laut Noctiluca scintillans, yang dikenal sebagai ‘kilauan laut’, melapisi garis pantai di sekitar Laut Arab.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Noctiluca scintillans, organisme planktonik berukuran mungil ini punya kemampuan untuk berkembang di perairan pantai, membentuk pusaran dan filamen tebal berwarna hijau.

Padahal 20 tahun lalu, nama organisme laut ini jarang terdengar. Tapi kini, mereka berkembang biak dengan ‘kecepatan yang mengkhawatirkan’ di kawasan Laut Arab, tepatnya di perairan India, Pakistan, dan negara-negara Timur Tengah lainnya.

Akibatnya, ganggang hijau ini mengancam ikan-ikan di Laut Arab, sekaligus sektor perikanan yang menopang 150 juta orang di sekitar kawasan tersebut.

Para peneliti mengatakan bahwa pencairan lapisan salju di daerah Himalaya-Tibbetan Plateu secara terus menerus dapat memicu ekspansi Noctiluca dan membuat permukaan laut lebih hangat.

“Ini mungkin salah satu perubahan paling dramatis yang telah kita lihat terkait dengan perubahan iklim,” kata Joaquim Goes dari Lamont-Doherty Earth Observatory, Universitas Columbia, seperti dikutip laman Daily Mail, Rabu (6/5/2020).

Selain mengancam kelangsungan ekosistem laut, sambung Goes, Noctiluca juga menyebabkan masalah lainnya bagi manusia, yaitu pencemaran sanitasi air.

“Kami melihat Noctiluca di Asia Tenggara, di lepas pantai Thailand dan Vietnam, dan sejauh selatan sampai Seychelles, dan di mana pun ia berbunga, itu menjadi masalah. Ini juga merusak kualitas air dan menyebabkan banyak kematian ikan,” kata Goes.

Sebelum ganggang hijau itu menyebar ke Laut Arab, ikan-ikan di perairan tersebut mendapat asupan makanan yang cukup karena sumber makanan mereka, fitoplankton, melimpah.

BACA JUGA: 27 Pendaki Berhasil Kibarkan Bendera Palestina di Gunung Everest

Fitoplankton tumbuh subur di lapisan atas lautan karena diterangi matahari, dan kaya nutrisi ini, sehingga merupakan sumber makanan utama bagi ikan.

Namun, penyusutan gletser dan lapisan salju di Himalaya membuat ganggang hijau tersebut menyebar ke lautan, menutupi permukaan air laut, sehingga jumlah fitoplankton pun menurun. Imbasnya, sumber makanan ikan menjadi berkurang.

Di sisi lain, ganggang hijau Noctiluca tidak bergantung pada sinar matahari dan nutrisi, tetapi dapat bertahan hidup dengan memakan organisme lain, dalam hal ini memakan fitoplankton yang seharusnya menjadi makanan ikan. []

SUMBER: SUARA

Tags: ganggang hijauhimalayasalju mencair
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ramadhan; Cermin Peradaban Islam

Next Post

Lansia Pikun Tidak Puasa, Dosakah?

Sodikin

Sodikin

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.