• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Apakah Shadaqah Kita Hanya Dihabiskan di Dunia? (1)

by Aldi Rahadian
8 tahun ago
in Keajaiban Sedekah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sedekah, Rezeki

Foto: www.ibnuhasyim.com

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JUJUR saja apa yang Anda rasakan ketika membaca atau bahkan mendengar saat para ulama atau juga para motivator menceritakan kisah-kisah keajaiban shadaqah? Tergerak, termotivasi dan bahkan langsung bertindak mengeluarkan dompet, memberikan shadaqah terbaik kita.

Tentu tidak ada yang salah dengan hal itu, kita justru perlu selalu diingatkan oleh para ulama, motivator untuk dapat terus bershadaqah, berinfaq dan tentunya menunaikan kewajiban zakat. Tak terkira banyaknya kisah-kisah keajaiban bershadaqah yang telah disampaikan, baik dari kisah para sahabat hingga pengalaman-pengalaman ulama dan para motivator. Dan apakah kita ragu akan keajaiban shadaqah itu?

Tak mungkin kita meragukan apa yang telah Allah janjikan.

Namun sepertinya masih banyak yang enggan bershadaqah, atau beberapa ulama masih sulit untuk mengajak shadaqah tanpa harus mengawalinya dengan kisah-kisah yang penuh keajaiban. Seorang aktivis dan juga ustadz bercerita ia merasa mengapa sulit sekali mengajak orang untuk bershadaqah. Padahal Rasulullah bersabda bahwa “tidak akan jatuh melarat siapa yang gemar bershadaqah.”

ArtikelTerkait

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Wahai Jiwa, Mengapa Engkau Enggan Sedekah?

Ciri Orang yang Tidak Pernah Mau Bersedekah, Hah Ternyata …

6 Akibat Tidak Mau Sedekah

Saat mengajak bershadaqah dengan cerita-cerita hikmah, memang cukup banyak yang mau mengeluarkan hartanya secara spontan, tetapi ketika acara taklim selesai ia melihat para jamaah kemudian memburu bazaar di halaman mesjid dan dapat dengan mudah mengeluarkan beberapa ratus ribu untuk membeli pakaian, makanan atau yang lainnya.

Belakangan kemudian ia baru paham bahwa shadaqah itu adalah bentuk dzahir dari iman itu sendiri. Shad, dal dan qaaf adalah tiga huruf yang bergabung menjadi shadaqah yang arti harfiahnya adalah benar. Shadaqah adalah pembenaran/legitimasi bahwa benar si fulan itu adalah orang yang beriman, bukti dia beriman karena dia bershadaqah.

Tak dipungkiri di era teknologi informasi yang supercepat menyebar ini, kita melihat ustadz-ustadz yang populer dengan tema shadaqah bisa disambut dengan luar biasa. Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan beberapa orang, rata-rata mereka ‘tersihir’ dengan impact dari shadaqahnya, seperti semakin kaya, bisnis yang lancar, dapat jodoh yang ideal dan lain-lain. Akhirnya sekian banyak juga yang kecewa ketika harapannya tidak terkabul dalam durasi waktu tertentu.

Awalnya shadaqah atau dengan bahasa simpelnya shadaqah, dorongannya adalah iman/keberimanan tidak ada kalkulasi untung rugi. Lalu bagaimana agar dapat selalu bershadaqah dan berinfaq hanya karena Allah demi merain ridha Nya?

Dalam surat Al Baqarah 260 ada sebuah kisah yang cukup inspiratif.

Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati.” Allah berfirman: “Belum yakinkah kamu?” Ibrahim menjawab: “Aku telah meyakinkannya, akan tetapi agar hatiku tetap mantap (dengan imanku) Allah berfirman: “(kalau demikian) ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu. (Allah berfirman): “Lalu letakkan diatas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu, kemudian panggillah mereka, niscaya mereka datang kepadamu dengan segera.” Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

BACA JUGA: Sedekah Tidak Menunggu Kaya

Menyikapi kisah Nabi Ibrahim yang dikisahkan dalam surat Al Baqarah 260 tersebut Rasulullah SAW bersabda di depan para sahabat. “Kita lebih berhak ragu daripada bapak kita Ibrahim AS…”

Perhatikanlah dan cermatilah sabda Rasulullah tersebut…

Artinya jika sekelas Nabi Ibrahim AS saja membutuhkan pembuktian karena terselip rasa ragu…maka Rasulullah SAW berkomentar jika “kita” dalam arti beliau sendiri dan pada sahabat lebih wajar ragu, dan berhak meminta pembuktian kepada Allah.

Dan bagaimanakah dengan kita sekarang…? Tidak berjumpa dengan Rasullah SAW dan tidak menyaksikan wahyu turun sebagaimana para sahabat…

BERSAMBUNG

Tags: BersedekahSedekah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Seperti Inilah Goncangan Bumi di Hari Kiamat

Next Post

Sunnah dalam Berwudhu, Apa Saja? (2-Habis)

Aldi Rahadian

Aldi Rahadian

Related Posts

Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

4 Juli 2025
Hal yang Bisa Jadi Kita Sedekahkan, Keutamaan Sedekah

Wahai Jiwa, Mengapa Engkau Enggan Sedekah?

20 Mei 2025
Utang Piutang, Pekerjaan yang Dilaknat dalam Islam, Adab Utang Piutang dalam Islam, Keutamaan Memberi Utang, Kesalahan saat Bersedekah

Ciri Orang yang Tidak Pernah Mau Bersedekah, Hah Ternyata …

16 Mei 2025
Miskin, Cara Orang Miskin Sedekah, Penyebab Terhalangnya Rezeki, Sedekah, Akibat Tidak Mau Sedekah, Ciri-ciri Orang Pelit

6 Akibat Tidak Mau Sedekah

16 Februari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.