• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 31 Maret 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Kisah Ridho Allah tergantung Ridho Orangtua: Al-Qamah dan Ibunya

by Dini Koswarini
4 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Al-Qamah, Negeri Syam

Foto: Unsplash

KITA tentu sering mendengar bahwa ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala merupakan ridha orangtua atau dalam hal ini ibu juga. Kisah Al-Qamah dan ibunya berikut ini harus kita jadikan pelajaran penting.

Jadi, ketika ibu meridhai kita dalam suatu hal kebaikan, maka Allah pun demikian. Nah, hal ini bukanlah suatu kabar burung semata lho! Artinya ungkapan itu memanglah benar. Tak percaya?

Salah satu orang ini telah merasakan kebenaran ungkapan tersebut. Siapakah dia? Dialah Al-Qamah, orang yang paling taat beribadah, tapi sulit dalam menghadapi sakaratul maut. Kenapa?

BACA JUGA: Salah Satu Tanda Anak Durhaka

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Ada satu cerita di zaman Rasulullah mengenai betapa dahsyatnya doa seorang ibu bagi anaknya. Cerita ini menceritakan Al-Qamah yang sedang sakit dan dalam keadaan sekarat.

Istri Al-Qamah mendatangi Rasulullah dan mengabarkan bahwa suaminya sakit keras. Rasulullah mengutus ketiga sahabatnya untuk menjenguknya dan melihat keadaannya.

Fakta Abdurrahman bin Auf:, Utsman bin Affan, Al-Qamah
Foto: Pinterest

Al-Qomah dalam keadaan koma. Meskipun sahabat Rasululllah telah membacakan ayat-ayat suci Al-Quran tetapi keadaannya tetap tidak ada perubahan.

Dan mulut Al-Qamah seakan terkunci tidak dapat menyebut asma Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketiga sahabat Nabi pun mendatangi Rasulullah dan mengabarkan akan keadaan Al-Qamah yang semakin memprihatinkan karena kesakitan sekarat dan tidak kunjung meninggal juga.

Rasulullah akhirnya menemui Al-Qamah dan bertanya kepada istrinya apakah ibu Al-Qamah masih hidup. Istri Al-Qamah menjelaskan bahwa ibunya masih hidup dan tinggal jauh dari mereka. Rasulullah akhirnya mengajak para sahabat untuk menemui ibu Al-Qamah untuk mengabarkan keadaan anaknya saat ini.

Sesampainya di rumah ibu Al-Qamah, Rasulullah menceritakan keadaan Al-Qamah kepada ibunya. Tetapi sang ibu seakan tidak peduli dengan keadaan anaknya tersebut.

Ibu Al-Qamah ternyata telah dikecewakan oleh anaknya semenjak dirinya memiliki seorang istri dan Al-Qamah selalu menyakiti hatinya. Rasa sakit hati dan kecewa yang dirasakan ibu Al-Qamah membuatnya tidak ingin memaafkan anaknya tersebut.

Rasulullah menasihati ibu Al-Qamah untuk memaafkan anaknya. Karena jika tidak mendapatkan maaf maka Al-Qamah akan terus kesakitan dan tidak akan meninggal dengan tenang.

Jika ibu Al-Qamah tetap bersikeras tidak ingin memaafkan anaknya maka Rasululllah akan membakar Al-Qamah dengan kayu bakar agar cepat meninggal dan terbebas dari semua penderitaannya saat ini.

Tangisan Rasulullah, Fakta Mariah Qibtiyah, Tugas Gubernur, Kisah Nabi Daud, Al-Qamah
Foto: Pinterest

BACA JUGA:  Kurang Berbakti kepada Ibu, Mempengarungi Hidupmu

Mendengar penuturan Rasulullah, akhirnya ibu Al-Qamah bersedia untuk memaafkan semua kesalahan dan dosa anaknya. Sehingga Al-Qamah dapat meninggal dalam keadaan khusnul khotimah dengan menyebut asma Allah. Inilah keajaiban doa seorang ibu.

Cerita di atas merupakan cerminan dan gambaran bagaimana dahsyatnya keridhaan ibu terhadap anaknya. Ridha seorang ibu merupakan ridha Allah.

Dan kemurkaannya merupakan murka Allah. Jadi sebagai seorang anak, janganlah sekali-kali menyakiti hati seorang ibu dan teruslah menghormati serta menyayangi mereka dengan sepenuh hati. []

Tags: Al-QamahibuorangtuaRidho Allah
Previous Post

2 Persiapan Ramadhan bagi Muslimah yang Bekerja

Next Post

2 Hadis tentang Malam Nisfu Syaban

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.