• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 4 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Aku Mendengar dan Merasakan Bebanmu, Ayah

by Saad Saefullah
7 tahun ago
in Ibrah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Pixabay

Foto: Pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SUATU ketika, ada seorang anak perempuan bertanya kepada ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat ayahnya sedang mengusap wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk, disertai suara batuk-batuk.

Anak perempuan itu bertanya: “Ayah, mengapa wajahmu kian berkerut-merut dengan badan yang kian hari kian terbungkuk?”

Ayahnya menjawab: “Sebab aku laki-laki.”

Anak perempuan itu bergumam : “Aku tidak mengerti.”

ArtikelTerkait

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

Istighfar dan Para Ulama Salaf

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak perempuan itu, terus menepuk – nepuk bahunya sambil mengataka : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang laki-laki.”

BACA JUGA: 33 Rahasia Ayah (1)

Karena penasaran, anak perempuan itu kemudian menghampiri Ibunya seraya bertanya: “Ibu, mengapa wajah ayah jadi berkerut-merut dan badannya kian hari kian terbungkuk ? Dan sepertinya ayah menjadi demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit ?”

Ibunya menjawab : “Anakku, seorang laki-laki yang bertanggung-jawab terhadap keluarga memang akan demikian.” Hanya itu jawaban sang Ibu.

Anak perempuan itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa. Tetapi dia tetap saja penasaran, mengapa wajah ayahnya yang tadinya tampan dan gagah menjadi berkerut-merut dan badannya menjadi terbungkuk-bungkuk ? Hingga pada suatu malam, anak perempuan itu bermimpi. Di dalam impian itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa kepenasarannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan laki-laki, Aku membuatnya sebagai pemimpin dan tiang penyangga dari bangunan keluarga, yang akan menahan setiap ujungnya agar keluarganya merasa aman, teduh dan terlindungi. Ku-ciptakan bahunya yang kekar dan berotot untuk membanting tulang menghidupi keluarganya. Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari sesuap nasi yang berasal dari tetes keringat yang halal dan bersih sehingga keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali dia mendapat cercaan dari anak-anaknya. Demi keluarganya, dia merelakan kulitnya tersengat panas matahari dan badannya basah kuyup kedinginan tersiram hujan. Yang selalu dia ingat adalah semua orang menanti kedatangannya dan mengharapkan hasil dari jerih-payahnya.”

“Kuberikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan membuat dirinya selalu berusaha merawat dan membimbing keluarganya tanpa keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya keletihan kerapkali menerpanya. Ku-berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang demi mencintai dan mengasihi keluarganya didalam kondisi apapun juga, walaupun tidak jarang anak-anaknya melukai perasaannya, melukai hatinya.

BACA JUGA: 33 Rahasia Ayah (2-Habis)

“Ku-berikan kerutan di wajahnya agar menjadi bukti, bahwa dia senantiasa berusaha tenaga dan pikiran untuk mencari cara sehingga keluarganya bisa hidup dalam keluarga yang sakinah. Ku-jadikan badannya terbungkuk-bungkuk agar dapat membuktikan, bahwa sebagai laki-laki yang bertanggung jawab terhadap seluruh keluarganya, dia senantiasa berusaha mencurahkan seluruh tenaganya demi kelangsungan hidup keluarga. Ku-berikan kepada laki-laki tanggung-jawab penuh sebagai pemimpin agar dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya. Dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung-jawab ini adalah amanah di dunia dan akhirat.”

Terbangun anak perempuan itu, dan segera dia berlari, bersuci, berwudhu dan melakukan shalat malam hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik ayahnya yang sedang berdzikir. Ketika ayahnya berdiri, anak perempuan itu merengkuh dan mencium telapak tangan ayahnya.

“Aku mendengar dan merasakan bebanmu, ayah.” []

Sumber: abatsa

ADVERTISEMENT
Previous Post

Menyusutnya Air Danau Tiberias (2-Habis)

Next Post

Pesan si Penjual Pulpen kepada si Faqir

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

Sultan Abdul Hamid II

Sapu Cinta dari Sultan Abdul Hamid II

7 Juli 2025
Imam Syafi'i, Ulama, Madzhab, Istighfar

Istighfar dan Para Ulama Salaf

5 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Kunci Menjadi Kaya: Sedekah dan Keberkahan harta

4 Juli 2025
Pahala, Sunnah Keluar Rumah

Sunnah Keluar Rumah, oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, Lc., MA.

21 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.