Aktris Afrika Selatan Minta Maaf soal Komentarnya yang Dinilai Menghina Palestina

0

JOHANNESBURG—Aktris Afrika Selatan, Shashi Naidoo, meminta maaf atas komentarnya yang dinilai telah menghina Palestina. Di akun Instagram-nya, ia sempat menyebut s**thole. Perkataan itu ia tujukan kepada Gaza.

Komentarnya tersebut tertulis dalam keterangan foto di bawah foto Instagram dirinya dan DJ Black Coffee di Ibiza.

BACA JUGA: Afrika Selatan Segera ‘Putus Hubungan’ dengan Israel

Naido menimbulkan kemarahan publik selama perdebatan dengan pengguna Instagram. Dia menuduh Palestina menggunakan uang sumbangan untuk membangun terowongan dan roket teror untuk mengejar ambisinya memusnahkan Israel. Dia mengklaim komentarnya dalam debat disalin dan ditempelkan dari seorang teman.

Model itu meminta maaf di Instagram. Dia mengatakan bahwa dia tahu banyak tentang Muslim dan dia tidak berpendidikan politik.

It is with great humility that I step forward and not only accept, but again, sincerely and deeply apologise to all that I offended and hurt for my post in regard to the humanitarian crisis in Gaza, and my lack of understanding in my initial apology to the Muslim community. This should of been to the Palestinian people in the first instance, and broader society as a whole. I apologise unconditionally, but I would also like to this opportunity to explain what happened with regard to my recent Instagram posts. I posted a picture with a DJ recently in Ibiza and the post attracted commentary from another Instagram user because he had played in Israel. In what I believed was defense of him, I reached out to a friend to help articulate a response and offer a secondary point of view, as to be honest, I didn’t know much about the situation (although it sure must have looked otherwise). I stupidly copied and pasted the response verbatim in a feeble attempt to appear smart on social media without reading it comprehensibly (I know), thereby entering an issue of world importance, I had no real fundamental understanding of – my biggest mistake. There is no spin. This is the truth. I expressed his worldview as my own, and for that I will forever live with the consequences. I agree with the commentary that it not only highlighted my ignorance on the issue and the way it was handled, but also made me seem uncaring and indifferent to the suffering of any human on this planet. I in no way wish to make excuses or expect people to forgive me at this time. I messed up. I know that, and I take full accountability. All that I hope to achieve is  to convey that I am sincerely sorry, and in a way thank every one who called me out, as I have learnt from this. No matter what ones beliefs are, there is always room for empathy and compassion. The last couple of days have shown me that there is a larger education that I need to undertake on issues facing humanity. I have read the commentary and will further not only educate, but re-educate myself . Words will never be enough to express how truly sorry I am. It will be in my actions going forward that I do better.

A post shared by Shashi Naidoo (@shashinaidoo) on

Dalam sebuah video permintaan maaf yang juga mengundang kritik, Naidoo yang penuh air mata mengatakan bahwa dia telah menerima ancaman pembunuhan.

Selain meminta maaf, Naido juga akan melakukan perjalanan ke Palestina. Naidoo menggambarkan perjalanannya yang akan datang sebagai “perjalanan mendidik dirinya sendiri, mendengarkan, belajar, dan berbagi”.

“Saya juga ingin (orang) mengetahui bahwa ini sama sekali tidak berarti saya meradikalisasi saya ke satu sisi atau meradikalisasi diri saya ke yang lain karena seluruh perdebatan ini telah menjadi perdebatan politik dan Anda hampir merasa terjebak di tengah-tengah,” kata Naidoo dalam konferensi pers bersama dengan pihak Boikot, Divestasi, dan Sanksi di Afrika Selatan (BDS-SA), yang diadakan pada hari Rabu (20/6).

BACA JUGA: Afrika Selatan Tarik Dubesnya dari Israel

Naido mengaku bahwa dia kehilangan kesepakatan sponsor. Beberapa sponsornya, seperti Glam Palm dan Lil Jewels, telah memutuskan hubungan dengan Naido sejak perdebatan dan kritik itu terjadi. Dia mengakui bahwa kejadian ini menjadi kesempatan baginya untuk mendidik ulang dirinya.

“Tuhan bekerja dengan cara yang misterius,” katanya. []

SUMBER: MAIL AND GUARDIAN

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline