• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 5 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bagaimana Agar Amal Tidak Sia-Sia?

by Dini Koswarini
5 tahun ago
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
keimanan, Zuhud menurut Imam Al-Ghazali, Agar Amal Tidak Sia-Sia

Foto: World Bulletin

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Desti Ritdamaya
Praktisi Pendidikan
mabdagabek000@gmail.com

WAKTU yang singkat dalam kehidupan dunia, haruslah dijadikan motivasi meraih sebaik-baik pahala dalam setiap amal yang dilakukan. Tak sepatutnya muslim melakukan amal yang sia-sia. Bagaimana agar amal tidak sia-sia? Rasulullah ﷺ bersabda :

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

“Di antara kebaikan islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah).

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

Hadist mulia ini menuntun muslim untuk memiliki tujuan tertentu dalam melakukan amal. Tujuan tertentu ini dalam syari’at disebut qimatul ‘amal (nilai perbuatan).

Agar Amal Tidak Sia-Sia, Empat Qimah

Terdapat empat qimah yang bisa dijadikan tujuan dalam beramal yaitu qimah maddiyah (nilai materi), qimah insaniyyah (nilai kemanusiaan), qimah khuluqiyyah (nilai akhlaq) dan qimah ruhiyyah.

BACA JUGA: 7 Cara Ulama Salaf Menyembunyikan Amal Ibadahnya

Keempat qimah ini mendasarkan pada pelaksanaan perintah Allah dan bermuara pada ikhtiar meraih ridha Allah.

Muslim yang bekerja baik dalam produksi/transaksi barang dan jasa halal, ditujukan pada qimah maddiyah. Sehingga mubah baginya untuk mendapatkan keuntungan materi dibalik bekerjanya tersebut.

Shalat berjamaah, Batasan 1 Rakaat untuk Makmum, Keutamaan shalat shubuh, Agar Amal Tidak Sia-Sia
Foto: France24

Bahkan dengan bekal akal yang diberikan Allah, diperbolehkan untuk memperbesar keuntungan materi selama cara dan tekniknya tidak bertentangan dengan hukum syara’. Karena qimah maddiyah ini berperan dalam meningkatkan taraf kehidupan umat.

Agar Amal Tidak Sia-Sia, Qimah Insaniyyah

Qimah insaniyyah nampak dalam perbuatan yang bersifat kemanusiaan. Seperti menolong orang lain dalam kesusahan, membantu korban bencana alam, menyelamatkan manusia tanpa memandang agama, ras, warna kulit dan sebagainya.

Dalam mencapai qimah ini, tidak boleh disertai dengan qimah maddiyah. Misal memberikan infaq shadaqah pada fakir miskin dengan berharap dibalas Allah berupa tambahan rezeqi harta. Atau menolong orang lain yang terkena bencana tapi sengaja divideokan untuk diupload di channel youtube, dengan harapan menghasilkan pundi uang dan sebagainya.

Sehingga yang harus dipahami, dalam qimah insyaniyyah kadangkala menuntut muslim harus mengorbankan materi demi mencapai qimah tersebut.

Qimah khuluqiyyah maksudnya memiliki akhlaq (moral) yang baik dalam pandangan syari’at. Seperti jujur, amanah, penyayang, menghormati tamu, menepati janji, bersikap ma’ruf dalam menyeru kebaikan, bersikap tegas dalam kemungkaran dan sebagainya. Tidak diperbolehkan dalam mencapai qimah ini disertai dengan qimah maddiyah.

Misal berbuat jujur dalam berdagang agar barang dagangannya laku; amanah dalam jabatan agar mendapat pujian manusia sehingga diharapkan dapat naik posisi jabatannya dan sebagainya.

Agar Amal Tidak Sia-Sia, pada Semua Makhluk Allah

Dalam qimah ini, amal tak hanya dilakukan pada sesama manusia tapi semua makhluk Allah. Seperti sayang dan merawat hewan peliharaan, menjaga kelestarian lingkungan dan sebagainya. Karena makhluk Allah walaupun tak berakal dan benda mati adalah hamba Allah yang ada tuntunan syara’ bagi muslim dalam beradap kepada mereka.

Melaksanakan ritual ibadah yang disyari’atkan haruslah tujuannya qimah ruhiyyah, yaitu ingin mendekatkan diri pada Allah. Berbeda dengan qimah-qimah sebelumnya, dalam qimah ruhiyyah, dampak amal perbuatan tidak dirasakan manfaatnya oleh orang lain.

BACA JUGA: 2 Amalan Pelancar Rezeki

tasyabbuh jodoh Cara Berpakaian Muslimah husnudzon Batasan Aurat Sesama Wanita Kewajiban Menuntut Ilmu, Cara Dakwah Mujadalah Billati Hiya Ahsan, Rahasia Kecantikan Muslimah, Hadist tentang Wanita, Agar Amal Tidak Sia-Sia
Foto: Elle/YouTube

Sehingga dalam mencapai qimah ini, tidak boleh disertai dengan qimah maddiyah, insyaniyyah atau khuluqiyyah. Misal menegakkan shalat dengan tujuan agar rezeki lancar; melaksanakan puasa agar mudah dalam mengerjakan ujian; berdzikir agar dimudahkan urusannya dan sebagainya.

Agar Amal Tidak Sia-Sia, Sebaik-baiknya Manusia

Dengan adanya qimah dalam setiap amal perbuatan, muslim memiliki latar belakang syar’i dalam melakukannya.

Setiap perbuatan tak sia-sia karena memberikan makna mendalam dalam perjalanan singkat hidupnya di dunia. Sehingga menjadi sebaik-baiknya manusia karena bermanfaat dalam kehidupannya, sesuai dengan hadis Rasulullah ﷺ:

خَيْرُ الناسِ أَنفَعُهُم لِلنَّاسِ

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (Hadits Riwayat ath-Thabrani).

Wallahu a’lam bish-shawabi. []

Tags: Agar Amal Tidak Sia-Sia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Inilah 5 Pondasi untuk Menemukan Tujuan Hidup yang Sejati menurut Al Ghazali

Next Post

Inilah 8 Ulama Indonesia yang paling Banyak Menulis Kitab

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.