• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Makanan yang Tak Pernah Habis

by Dini Koswarini
5 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Abu Bakar Ash-Shiddiq

Foto: The Cheat Sheet

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

DARI Abdurrahman bin Abu Bakar Ash-Shiddiq sesungguhnya para ahli Shuffah itu adalah orang-orang fakir miskin. Rasulullah berkata, “Barangsiapa yang memiliki makanan untuk dua orang, maka bawalah orang yang ketiga. Dan jika ada untuk berempat, maka bawalah orang yang kelima atau keenam.”

Dan Abu Bakar Ash-Shiddiq datang membawa tiga orang. Maka, Nabi Muhammad datang membawa sepuluh orang. `Abdurrahman berkata, “Mereka itu adalah aku, ayahku, ibuku, (perowi berkata) aku tidak tahu ia mengatakan dan istriku, seorang pembantu yang biasa membantu kami dan rumah Abu Bakar.”

BACA JUGA: Bolehkah Bersumpah dengan Selain Nama Allah?

Sementara itu, Abu Bakar Ash-Shiddiq makan malam bersama Nabi kemudian Abu Bakar berdiam sampai waktu shalat Isya. Setelah itu, ia kembali kemudian berdiam, sampai Nabi makan malam sehingga Abu Bakar datang setelah larut malam, Istrinya berkata kepada Abu Bakar, “Apa yang menahanmu dari (menjamu) tamu-tamumu?”

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Abu Bakar Ash-Shiddiq berkata, “Bukankah engkau sudah memberi mereka makan malam?”

Istrinya menjawab, “Mereka menolaknya sampai engkau datang. Mereka telah dipersilakan, tapi mereka menolak.”

Abdurrahman berkata, “Aku pergi kemudian bersembunyi. Lalu Bakar berkata (kepada anaknya), ‘Wahai Ghuntsur (kalimat celaan).’

Pohon Kurma Kekuatan Ilmu, Quran Surat Quraisy, Umar bin Abdul Aziz, Abu Bakar Ash-Shiddiq
Foto: Pinterest

Abu Bakar Ash-Shiddiq pun bersumpah dan mencela. Dan Abu Bakar berkata (kepada tamunya), ‘Makanlah kalian, tapi nikmat takkan kau rasakan.’

Kemudian berkata, ‘Demi Allah, aku tidak akan ikut makan. Demi Allah, tidaklah kami mengambil sesuap dari makanan itu, kecuali ia terus bertambah dari bagian bawahnya lebih banyak dari semula.’

‘Abdurrahman berkata, ‘Yaitu sampai mereka kenyang, semua. Dan makanan menjadi lebih banyak daripada sebelumnya.’

Abu Bakar Ash-Shiddiq pun melihat makanan itu. Ternyata makanan itu tetap seperti tadi atau lebih hanyak lagi. Maka Abu Bakar berkata kepada istrinya, ‘Wahai saudara perempuan Bani Firas, apa ini?’

Istrinya menjawab, ‘Tidak, dan menjadi penyejuk pandanganku (kehahagian). Makanan ini sekarang menjadi tiga kali lebih banyak dari sebelumnya.’

Lantas Abu Bakar Ash-Shiddiq memakannya dan berkata, ‘Itu pasti dari setan.’ Maksudnya, karena sumpahnya tadi.

Pesan Nabi Daud, Abu Bakar Ash-Shiddiq
Foto: PInterest

BACA JUGA: 4 Langkah Setan Sesatkan Manusia

Kemudian ia memakan satu suap dari makanan tersebut dan membawanya kepada Nabi Maka, makanan itu disimpan sampai pagi oleh beliau. Ketika itu antara kami ada janji dengan satu kaum. Lalu waktunya telah habis, maka kami memisahkan diri sebanyak dua belas orang, masing-masing bersama beberapa orang.

Hanya Allah yang lebih tahu ada berapa orang bersama masing-masing orang (yang dua belas itu). Lalu mereka semua menyantap makan itu. Atau sebagaimana dikatakan oleh ‘Abdurrahman.” (HR. Al-Bukhari: 602, Al-Fath 2/95-97) []

Sumber: Ringkasan Shahih Bukhari/ Penulis: Imam Az-Zubaidi/ Penerbit: Insan Kamil, 2013

Tags: Abu Bakar Ash-Shiddiqjamuanmakanan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Obat Penyakit Rohani

Next Post

Siapa Imam Muslim, Salah Satu Ahli Hadist yang Sangat Termahysur?

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.