• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Waduh, Dunia Kedokteran Akui Kematian akibat Patah Hati!

by Ari Cahya Pujianto
6 tahun ago
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cinta dan Benci

Foto: Flickr

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

PATAH hati ternyata dapat membunuh seseorang. Meski belum ada penjelasan rinci mengenai bagaimana hal ini bisa terjadi, namun kondisi ini sudah diakui dunia medis. Sejumlah peneliti di Australia berusaha mencari tahu lebih dalam mengenai fenomena ini.

Angela Kucia, merupakan seorang paramedis spesialis keluhan jantung di layanan Unit Gawat Darurat (UGD) Adelaide. Ia mengatakan sindrom patah hati ini baru mendapat pengakuan medis belum lama ini.

“Ini merupakan kondisi yang bisa diibaratkan seperti dongeng saja, semua orang tahu seseorang bisa meninggal karena hatinya terluka atau tersiksa pikirannya pasca kepergian seseorang yang dicintainya,” katanya seperti dikutip ABC Australia.

ArtikelTerkait

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

7 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

BACA JUGA: Hati-Hati Patah Hati, Ini 4 Efeknya pada Kesehatan

“Tapi sulit membayangkan mekanisme apa sebenarnya yang membuat mereka meninggal – apa karena mereka mogok makan atau berhenti melakukan aktivitas normal mereka?” katanya.

Kucia, yang juga dosen keperawatan senior di Universitas Australia Selatan mengatakan tim riset diSA sedang berusaha memahami lebih jauh mengenai sindrom patah hati ini.

“Menurut saya kita perlu meneliti secara lebih dekat mengenai gangguan kecemasan,” katanya.

“Saya sering menjumpai orang yang datang ke UGD dengan keluhan nyeri di bagian dada karena dilatari keluhan kecemasan yang memicu serangan panik, tapi sepertinya kita perlu meneliti lebih jauh temuan ini.”

Meski diakui dunia medis, namun jumlah kasus orang meninggal gara-gara patah hati sangat jarang dan bahkan bisa dikatakan sebagai kasus kematian yang langka.

“Untungnya ini merupakan fenomena yang langka dan selama 20 tahun terakhir kita melihat kecenderungan kondisi semacam ini terkadi pada wanita post-menopause,” katanya.

Kematian yang dipicu rasa patah hati ini pertama kali ditemukan oleh peneliti asal Jepang sekitar tahun 1990 dan terjadi pada wanita-wanita yang menderita dan sangat terguncang emosinya karena ditinggal mati pasangannya.

Dulu awalnya gejala ini diduga berhubungan dengan identitas pasien sebagai penduduk di kawasan Asia yang dinilai lebih rentan.

BACA JUGA: Hati-hati, Inilah 8 Makanan yang Dapat Menurunkan Kecerdasan

“Kini kita tahu apa sebenarnya keluhan ini dan kita hendak mencari tahu lebih banyak, saat ini baru ada sekitar 2 persen pasien kebanyakan perempuan yang menderita semacam gejala serangan jantung, tapi sebenarnya mereka menderita sindrom sakit hati,” ujarnya.

Para peneliti kini meyakini kalau adrenalin merupakan faktor kunci dari timbulnya sindrom patah hati ini.

“Kita mengetahui pemain utama dari kondisi seperti ini adalah apa yang kita sebut hormone seperti adrenalin yang mampu merespon stress,” kata Kucia.

“Anda tahu ketika orang menghadapi event yang menakutkan maka tubuh kita memproduksi lebih banyak adrenalin, tapi jika jumlahnya sangat banyak maka adrenalin itu dapat menjadi racun,” papar Kucia.

“Dan tampaknya sebagian orang tidak bisa mengatasinya sebaik yang lain,“ pungkasnya. []

 

 

Tags: dunia kedokteranpatah hati
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tinggalkan 6 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Bahagia

Next Post

Hati-hati, Inilah Bahaya Memakai Ikat Pinggang Terlalu Ketat

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Related Posts

diabetes

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

10 Juli 2025
Puasa, Sakit Kepala, Darah

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

10 Juli 2025
Ciri Tubuh yang Tidak Sehat, Bersin

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

9 Juli 2025
pengentalan darah, pembuluh darah, muntah darah, darah, haid, BAB

7 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

9 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.