• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 3 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Perempuan Haid Dilarang Puasa, Kenapa?

by Saad Saefullah
7 tahun ago
in Dunia Wanita
Reading Time: 1 min read
A A
0
shalawat, keberkahan waktu, Amalan Ringan, Hukum Menghadiahkan Pahala Zikir pada Orang Tua

Foto: Pexels

BERPUASA di bulan Ramadhan, hanya bisa kita lakukan sekali dalam setahun. Maka, tentu kita tak ingin melewatinya begitu saja. Kesempatan untuk berpuasa di bulan ini menjadi hal utama. Sebab, selain sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT, juga bisa menjadi ajang pelatihan diri dari hawa nafsu.

Setiap Muslim wajib berpuasa. Tetapi, tak semua dapat melakukannya. Salah satunya yang dialami oleh seorang perempuan. Setiap bulan pasti akan hadir tamu istimewa. Ya, itulah haid, yang membuat seorang perempuan tak bisa berpuasa. Sebab, Allah SWT melarangnya untuk berpuasa. Mengapa?

Al hafidz Ibnu Hajar -rahimahullah- mengatakan, “Larangan shalat bagi perempuan haid adalah perkara yang telah jelas karena kesucian dipersyaratkan dalam shalat dan perempuan haid tidak dalam keadaan suci. Adapun puasa tidak dipersyaratkan di dalamnya kesucian maka larangan puasa bagi perempuan haid itu sifatnya adalah ta’abudi (hal yang bersifat ibadah semata-pen) sehingga butuh suatu nash pelarangan berbeda dengan shalat,” (Fathul Bari Syarh hadits no 304).

Jadi, larangan berpuasa bagi perempuan haid ini sifatnya ta’abudi (ibadah semata) yang wallahu a’lam akan hikmah di balik larangan tersebut. Sebagian ulama mengatakan bahwa larangan ini merupakan bentuk rahmah Allah kepada para perempuan. Karena perempuan dalam keadaan lemah ketika haid dan melakukan puasa ketika itu tentu akan menambah kelemahan dan akhirnya akan membahayakan jiwanya. Wallahu a’lam.

ArtikelTerkait

Perempuan Setelah Nikah, Tugasnya Berat kayak Kepala Negara?

Merawat Diri untuk Ibu Rumah Tangga: Bukan Egois, tapi Amanah!

4 Ilmu Fiqih yang Wajib Diketahui oleh Perempuan

Wahai Remaja Muslimah, Kecantikanmu hanya untuk Suamimu Kelak

Jangan pernah sesali apa yang sudah menjadi kodrat kita. Perempuan mengalami haid setiap bulannya, tentu juga demi kebaikannya, terutama bagi masalah kesehatannya. Dan jika kita tak bisa berpuasa di bulan Ramadhan karenanya, maka Allah SWT memberi kesempatan kepada kita untuk menggantinya di bulan yang lain. []

Sumber: www.darussalaf.or.id

Previous Post

Akibat Melakukan “Itu” di Siang Hari Bulan Ramadhan

Next Post

Ingetin Pacar Buat Shalat, Sahur atau Puasa? Mendingan Ingetin Buat Nikah Aja!

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.