• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Soal Terorisme, Hendropriyono: Rakyat Jangan Takut

by Eneng Susanti
8 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hendropriyono. Foto: Media Indonesia

Hendropriyono. Foto: Media Indonesia

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JAKARTA— Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono mengimbau rakyat tak perlu takut dengan aksi terorisme. Dia juga mengingatkan agar peristiwa teror yang terjadi baru-baru ini tak dijadikan bahan untuk saling menyalahkan.

“Jangan kita buang-buang waktu untuk salah menyalahkan. Apalagi sampai minta copot Ka BIN dan Kapolri,”ujar Hendropriyono dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/5/2018).

Menurut Hendropriyono, yang salah dalam pemecahan kasus teror bukanlah subjeknya, melainkan metode yang digunakannya.

“Karena siapapun yang menghadapi masalah terorisme seperti ini, akan sama saja hasilnya. Tidak akan memecahkan masalah. Yang salah bukan subyeknya, tapi metodenya!” tegasnya.

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

Hendropriyono mengatakan, penanggulangan aksi terorisme bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata. Seluruh elemen bangsa memunyai peran agar aksi teror ini bisa berhenti. Aparat keamanan dan masyarakat sipil harus bisa bekerja sama.

“Karena saat ini kita sudah masuk dalam keadaan perang. Perang tanpa deklarasi, tanpa aturan apapun. Perang teror kontra teror. Dengan sasaran teror yang tak terbatas, maka penumpas teror juga tak terbatas pada Polri/TNI. Seluruh rakyat harus bangkit, tapi bukan dalam konotasi anarkis,” kata Hendropriyono.

Hendropriyono  menawarkan solusi, salah satunya dengan menggunakan konsep ‘pagar betis’ seperti saat TNI menumpas gerakan DI/TII pada 1962 di sejumlah daerah di Indonesia.

“Kita revitalisasi lagi kekuatan Pertahanan Sipil (Hansip)/Perlawanan Rakyat (Wanra), pasukan Pembantu Babinsa dan Pembantu Polisi, dalam konsep yang berdaya tepat guna. Konsep operasi pagar betis seperti yang pernah kita lakukan, dengan bergerak di belakang TNI/Polri menyisir daerah demi daerah. Persis seperti yang kita lakukan terhadap DI pada 1962 dulu,” tutur Hendropriyono.

Menurutnya, rakyat tak boleh takut untuk melawan terorisme.

“Rakyat jangan takut. Lawan mereka. Kita juga manusia, bukan samsak untuk dipukuli teroris dalam latihan mereka. Kita orang yang sadar yang bisa berpikir dengan cerdas, untuk menghadapi teroris gila yang tidak merasa menginjak bumi,” tegasnya.

Seperti diketahui, Serangan bom terjadi di 3 tempat di Surabaya pada Ahad (13/5/2018). Lokasi pertama di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Utara, kedua Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro 146 dan ketiga Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna.

Sementara itu, serangan bom kembali terjadi di Sidoarjo dan di Polrestabes Surabaya pada Senin (14/5/2018).

17 orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut. []

SUMBER: DETIK

Tags: bomHendropriyonoRakyatterorisme
ADVERTISEMENT
Previous Post

MUI dan Kapolres Mabar NTT Imbau Warga Jangan Mudah Terprovokasi dengan Tragedi Bom Surabaya

Next Post

Palestina Serukan Dunia untuk Bela Al Aqsha

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.