• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 19 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bertafakkur pada Air

by Adam
8 tahun ago
in Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

Oleh: Suryandi Temala Sip

PARA peneliti telah menegaskan bahwa air merupakan unsur utama kehidupan.

Dimana pun ada air, berarti di sana ada kehidupan. Sehingga para peneliti planet Mars sempat dibuat heboh dengan penemuan jejak partikel air yang ditemukan di planet tersebut, karena hanya ada satu kesimpulan, bahwa air adalah sumber kehidupan.

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

Menilik ayat Alquran sebagai informasi dari Sang Pencipta alam, kita menemukan tanda-tanda yang tidak jauh berbeda, bahwa memang Allah Swt menjadikan air sebagai unsur utama kehidupan seperti yang tertera di dalam surat Al-Anbiya ayat 30 :

ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ

Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?

Lalu bagi manusia, apa arti air di dalam kehidupan mereka?

Para peneliti menyatakan bahwa manusia terdiri dari 70 persen unsur air dari mulai kulit, daging, hati, otak hingga darah manusia memiliki unsur air yang sangat dominan.

Kekurangan air berarti terganggunya keseimbangan 70 persen tubuh manusia, sehingga dapat menyebabkan hilangnya konsentrasi, dehidrasi bahkan pada situasi yang ekstrim dapat menyebabkan kematian.

Ketika air begitu berarti bagi manusia, alangkah baik bila manusia pun memahami seraya mengambil i’tibar sifat air. Karena sifat-sifat tersebut akan mempengaruhi sebagian besar sikap dan perilaku kita.

Sifat pertama, air selalu mengikuti wadahnya.

Apapun bentuk wadah yang menjadi tempat air, maka seperti itulah bentuk airnya. Bila diletakkan pada gelas, maka air pun akan berbentuk seperti gelas. Bila dituangkan pada botol maka air pun berbentuk botol.
Maka pilih lah wadah terbaik bagi anda, dan tidak ada wadah yang lebih baik daripada wadah agama. Dan tidak ada agama yang lebih baik dari Islam.

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ

Sesungguhnya agama (yang diridhoi) di sisi Allah adalah Islam (Ali-Imron : 19)

Kedua, air bersifat kohesif.

Air memiliki daya tarik-menarik sesama molekul nya, sehingga air dapat langsung berbaur menjadi satu. Ketika dua molekul air bersatu maka dua air tadi pun saling menyatukan apapun yang dibawanya. Air yang bersih bila dicampur dengan air yang kotor maka yang bersih menjadi kotor dan yang kotor berkurang sedikit kekotorannya.

Tidak berbeda dengan manusia yang saling berbaur dengan sesamanya karena memang manusia selalu memiliki keinginan yang besar bersosialisasi satu dengan lainnya. Manusia pun saling mempengaruhi sesamanya dengan apapun yang ia miliki. Manusia yang buruk dapat memberi pengaruh buruk kepada teman-temannya, begitu pun yang baik dapat memberi pengaruh baik kepada sesamanya.

Itulah mengapa Nabi memberi perumpamaan yang sangat indah dalam memilih lingkar pertemanan. sabda Beliau Saw :

مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالسَّوْءِ كَحَامِلِ الْمِسْكِ وَنَافِخِ الْكِيرِ ، فَحَامِلُ الْمِسْكِ إِمَّا أَنْ يُحْذِيَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَبْتَاعَ مِنْهُ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ مِنْهُ رِيحًا طَيِّبَةً ، وَنَافِخُ الْكِيرِ إِمَّا أَنْ يُحْرِقَ ثِيَابَكَ ، وَإِمَّا أَنْ تَجِدَ رِيحًا خَبِيثَة

“Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628).

Ketiga, air bersifat dinamis.

Air akan selalu mencari daerah yang lebih rendah untuk dilalui. Meski apapun rintangan, air akan berusaha mencari jalan nya. Air yang diam hanya menjadi sumber penyakit, tidak dapat digunakan untuk bersuci dan kemungkinan bisa berubah bau nya.

Tidak jauh berbeda dengan manusia, apabila air di dalam tubuh nya berhenti bergerak, dapat dipastikan manusia tersebut sakit bahkan mati. Aliran darah manusia menjadi tanda-tanda hidup seseorang. Maka seseorang yang hanya berdiam diri, tidak berupaya melakukan sesuatu bagi dirinya, tidak meningkatkan kualitas dirinya, sebenarnya ia tidak mempunyai posisi apapun di dunia.

Dalam sebuah riwayat disebutkan: “Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.”

Meskipun riwayat tersebut lemah, namun makna yang dapat diambil begitu baik. Manusia memang harus selalu dinamis agar dirinya tetap hidup selagi ia masih hidup.

Kalau lah air begitu besar porsi nya pada tubuh manusia, maka besar pula lah porsi sifatnya pada manusia.

Belajar pada air berarti belajar untuk mengenal sebagian besar diri sendiri. []

Kirim OPINI Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri. Isi di luar tanggung jawab redaksi.

Tags: airtafakkur
ADVERTISEMENT
Previous Post

Peneliti Ungkap Puasa Bisa Kembalikan Fungsi Sel Batang Usus yang Berkaitan dengan Usia

Next Post

Wejangan Aa Gym kepada JITU: Menulis adalah Amal

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.