• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bergadang, Bagaimana sih Hukumnya?

by Eneng Susanti
8 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Klikdokter

Foto: Klikdokter

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

“BERGADANG jangan bergadang, kalau tiada artinya. Bergadang boleh saja, kalau ada perlunya,” itu merupakan sepotong syair lagu populer yang dinyanyikan Rhoma Irama. Mengapa tak boleh begadang?

Bergadang identik dengan ‘melek’ di malam hari, tidak tidur atau tidur terlalu larut. Bergadang dalam bahasa arab dikenal dengan nama As-Samar atau As-Sahar. As-Samar berarti bergadang yang disertai dengan perbincangan atau obrolan. Sementara As-Sahar berarti bergadang yang tidak disertai perbincangan atau obrolan.

Bergadang yang identik dengan aktivitas malam pun disinggung dalam Alquran dan juga hadis.

“Katakanlah: Bagaimana pendapatmu jika Allah jadikan malam itu terus-menerus sampai hari kiamat? Siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepadamu? Apakah kamu tidak mendengar? Katakanlah: Bagaimnana pendapatmu jika Allah jadikan untukmu siang itu terus-menerus sampai hari kiamat. Siapakah Tuhan selain Allah yang mendatangkan malam padamu sebagai waktu istirahatmu? Apakah kamu tidak memperhatikan?” (Q.S. Al-Qasas : 71-72).

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Dalam ayat Alquran di atas Allah menyatakan bahwa sebenarnya malam itu diciptakan oleh-Nya sebagai tempat hamba-hambanya bertafakur sehingga menambah keyakinan dan keimanan kepada Allah SWT.

Adapun keponakan Aisyah RA, Urwah bin Zubair mengatakan, “Aisyah pernah mendengarku setelah ‘isya dan aku sedang berkata-kata. Lalu Aisyah berkata, “Tidakkah kau mengistirahatkan penulismu (malaikat pencatat amal buruk)? Sesungguhnya Rasulullah tidak tidur sebelumnya dan tidak mengobrol setelahnya.”

Nah, bagaiaman sebenarnya hukum bergadang dalam pandangan Islam? Inilah ulasannya.

Makruh

Merujuk kepada Alquran  surah Al-Mu’minum ayat 66 dan 67:

“Sungguh, ayat-ayat-Ku selalu dibacakan kepadamu, tapi kamu selalu berpaling ke belakang. Dengan menyombongkan diri dan mengucapkan perkataan keji terhadapnya pada waktu kamu bercakap-cakap pada malam hari.”

Ibnu Abbas pun berkata bahwa sesungguhnya bergadang malam adalah dimakruhkan.

Bergadang hukumnya makruh apabila dilakukan untuk hal-hal yang mubah (contoh: memperbincangankan masalah dunia, singkatnya berbicang tentang hal-hal yang baik). Sementara Rasulullah sendiri lebih menyukai untuk mengakhiri shalat ‘Isya dan mencela bergadang malam.

Haram

Hukum bergadang dalam islam menjadi haram apabila dilakukan untuk hal-hal yang telah nyata larangannya oleh Allah SWT maupun Rasulullah seperti menonton acara televisi yang merusak akhlak, melakukan tindak maksiat, atau memperbincangkan keburukan orang lain. Hal ini juga yang menjadikan bergadang haram karena menggunjing orang lain. []

SUMBER: DALAM ISLAM

Tags: begadangbergadang
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prinsip Wasatiyya Akan Disosialisasikan UKP-DKAAP dalam KTT Bogor

Next Post

Tahanan Palestina di Israel Adukan Nasib Mereka kepada Dunia

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.