• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

8 Ketentuan Shalat Jamaah, Ketahuilah!

by Haura Nurbani
3 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Ketentuan Shalat Jamaah, Shalat Tarawih, Hal yang Jangan Dilakukan di Dalam Sholat, Makna Firman Allah

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

AGAR tidak sia-sia pahala yang kita dapatkan, ada beberapa ketentuan shalat jamaah yang harus selalu kita perhatikan.

Ketika shalat berjamaah di Masjid atau di manapun, sebagian orang terkadang mengabaikan perihal shaf dalam shalat. Mereka menganggap shaf shalat tidak begitu menjadi sesuatu yang penting, padahal Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam telah menyampaikan adab shaf dalam shalat.

Inilah yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam sampaikan perihal shaf shalat:

1- Ketentuan Shalat Jamaah: Memenuhi Shaf

Jabir bin Samurah radhiallahu ‘anhuma, berkata, “Rasulullah ﷺ keluar pada kita semua, lalu bersabda, “Tidak dapatkah engkau semua berbaris sebagaimana berbaris-nya para malaikat disisi Tuhannya?” Kita lalu berkata, “Ya Rasulullah, bagaimanakah cara para malaikat itu berbaris di sisi Tuhannya?” Beliau ﷺ bersabda, “Mereka menyempurnakan saf-saf permulaan – yakni tidak berdiri di saf kedua sebelum sempurnanya saf pertama dan tidak di saf ketiga sebelum sempurnanya saf kedua dan seterusnya, juga mereka itu saling rapat-merapatkan saf-saf itu.” (HR. Muslim)

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

BACA JUGA: Kriteria Imam Shalat Jamaah

2- Ketentuan Shalat Jamaah: Menempati shaf terbaik

Abu Hurairah pula berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Sebaik-baiknya saf bagi kaum lelaki ialah saf pertama-nya, sedang sejelek-jeleknya saf bagi mereka ialah saf yang peng-habisan. Adapun sebaik-baiknya saf bagi kaum wanita ialah saf penghabisan, sedang sejelek-jeleknya saf bagi mereka ialah saf pertamanya.” (HR. Muslim)

Syarat Dikatakan Mendapatkan Shalat Pada Waktunya, Kemuliaan yang Didapatkan Orang yang Shalat Tepat Waktu, macam doa iftitah, Syarat Shalat Jamak Taqdim dan Takhir, sutrah, Shalat dengan Bacaan Suara Nyaring, Membaca Al-Quran Adalah Perdagangan yang Tiada Merugi, Ketentuan Shalat Jamaah
Foto: Unsplash

3- Ketentuan Shalat Jamaah: Mengatur posisi shaf

Abu Mas’ud, berkata, “Rasulullah ﷺ pernah mengusap bahu-bahu kita dalam shalat lalu bersabda, “Ratakanlah olehmu semua – saf-saf itu – dan jangan berselisih – seperti ada yang lebih maju atau lebih mundur, sebab hati-hatimupun akan berselisih pula. Hendaknya mendampingi saya orang-orang yang dewasa dan yang berakal cukup di antara engkau semua itu, kemudian orang-orang yang mendekati mereka – yakni yang tarafnya ada di bawah-nya, kemudian orang-orang yang mendekati mereka – yakni yang tarafnya di bawah mereka lagi.” (HR. Muslim)

4- Ketentuan Shalat Jamaah: Merapikan shaf

Anas, berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Ratakanlah saf-safmu semua itu, karena sesungguhnya merata-kan saf-saf itu termasuk tanda kesempurnaan shalat.” (Muttafaq ‘alaih)

5- Ketentuan Shalat Jamaah: Merapatkan shaf

Ibnu Umar bahwasanya Rasulullah ﷺ bersabda, “Tetaplah mendirikan saf-saf dengan rata, samakanlah letaknya antara bahu-bahu, tutuplah semua sela yang kosong dan bersikap haluslah dengan tangan saudara-saudaramu – yakni jikalau diajak maju atau mundur untuk meratakan saf-saf. Janganlah engkau semua meninggalkan kekosongan-kekosongan untuk diisi oleh syaitan. Barangsiapa yang merapatkan saf, maka Allah akan me-rapatkan hubungan dengannya dan barangsiapa yang memutuskan saf – yakni tidak suka mengisi mana-mana yang tampak kosong, maka Allah memutuskan hubungan dengannya.” (HR. Abu Dawud)

6- Ketentuan Shalat Jamaah: Shaf sebelah kanan

Al-Bara’, berkata, “Kita semua apabila bershalat di belakang Rasulullah ﷺ, maka kita semua senang kalau berada di sebelah kanannya. Beliau menghadap kepada kita dengan wajahnya, lalu saya mendengar beliau saw mengucapkan ” doa – yang artinya, “Ya Tuhan, lindungilah saya siksaMu pada hari Engkau menghidupkan – sesudah mati yakni pada hari kiamat -atau pada hari Engkau mengumpulkan hamba-hambaMu.” (HR. Muslim)

Alasan Tidak Shalat Shubuh di Masjid untuk Laki-laki, Shalat Berjamaah, Keutamaan Shalat Shubuh, Keutamaan Sunnah Qabliyah Shubuh, Adab Masuk Masjid, Keistimewaan Sholat Subuh, pintu setan, Keistimewaan Shalat Shubuh, Tempat Dilarang Shalat, Hukum Lelaki Shalat tanpa Peci, Rahasia Shalat Shubuh, Jumlah Rakaat Shalat Tarawih, Shalat Tarawih,, Keutamaan Istighfar setelah Shalat, Mengapa Shalat Membuat Sehat, Amalan setelah Shalat, Istighfar setelah Shalat, Ketentuan Shalat Jamaah
Foto: Saad | Islampos

7- Ketentuan Shalat Jamaah: Shaf seimbang

Abu Hurairah, berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Pertengahkanlah imam – yakni antara ma’mum yang berdiri di sebelah kanan dan di sebelah kiri hendaklah sama banyaknya, sehingga imam itu tempatnya ada di tengah – dan tutuplah sela-sela yang kosong.” (HR. Abu Dawud)

BACA JUGA: Mau Biasakan Diri Shalat Jamaah di Masjid, Begini Caranya

8- Ketentuan Shalat Jamaah: Haramnya Berjalan Melalui Orang shalat

Abul Juhaim yaitu Abdullah bin al-Harits bin as-Shimmah al Anshari, berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda, “Andaikata seseorang yang berjalan melalui muka orang yang bershalat itu mengetahui perihal betapa besarnya dosa yang ditanggung olehnya, nicayalah ia akan suka berdiri menantikannya selama empatpuluh, yang itu adalah lebih baik baginya pada berjalan melalui muka orang yang bershalat tadi.” Yang meHR.kan Hadis ini berkata, “Saya tidak mengerti, apakah yang dimaksudkan itu empatpuluh hari atau empatpuluh bulan ataukah empatpuluh tahun.” (Muttafaq ‘alaih). []

SUMBER: JEJAK RASULULLAH

 

Tags: Ketentuan Shalat Jamaah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Doa Shalat Dhuha

Next Post

Pendusta, Mulutnya Akan Dirobek-robek di Akhir Zaman

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Related Posts

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Rahmat Allah, Kebaikan, Prinsip

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

7 Juli 2025
Tajwid, Surat Al-Baqarah, Amalan

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

6 Juli 2025
Pembatal Shalat

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.