islampos
Media islam generasi baru

Waspada, Ingkar Janji Ciri Orang Munafik

Foto: Clearbraces.ie
0

Rasulullah saw menegaskan bahwa ingkar janji adalah salah satu karakter orang munafik dalam sabdanya, ”Tanda orang munafik ada tiga: jika berbicara dia dusta, jika berjanji dia ingkar dan jika dipercaya (diberi amanat) dia berkhianat.” (HR Bukhari no. 33 dan Muslim no. 59).

Ingkar janji menjerumuskan ke neraka

Ayat di atas mengisyaratkan ancaman bagi orang yang ingkar janji. Dan lafazh ”Maka Allah menanamkan kemunafikan dalam hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah”menunjukkan bahwa ia mati dalam keadaan munafik. Dan nifak di sini adalah termasuk Nifaq I’tiqadi (nifak dalam bentuk aqidah/keimanan), yang karenanya pelakunya dihukumi keluar dari Islam. Dan orang munafik semacam inilah yang diancam oleh Allah  dengan firman-Nya, ”Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka” (QS An Nisaa’ [4]: 145).

Tidak berlebihan jika ancaman bagi pelaku ingkar janji begitu berat. Sebab, ingkar janji adalah sifat yang dapat merusak dan memorak-porandakan seluruh rencana.

Ia merupakan perilaku buruk yang bisa melunturkan kepercayaan dan kesetiaan masyarakat kepada seseorang. Sangat disayangkan, dalam kehidupan sehari-hari kita, banyak dijumpai fenomena buruk ini. Kurang disiplin dalam menepati waktu masih menjadi pemandangan yang biasa di antara kaum muslimin. Keterlambatan pun seakan-akan telah menjadi sesuatu yang lumrah.

Oleh karena itu, mari kita perangi penyakit ini. Mulai dari diri sendiri, lalu anak dan istri, kemudian masyarakat di sekitar kita sehingga akhirnya membumi di negeri ini.

Dan di antara mereka ada orang yang telah berjanji kepada Allah: “Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian karunia-Nya kepada kami, niscaya kami akan bersedekah dan niscaya kami termasuk orang-orang yang shalih. Maka setelah Allah memberikan kepada mereka sebahagian dari karunia-Nya, mereka kikir dengan karunia itu, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi (kebenaran). Maka Allah menanamkan kemunafikan dalam hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah mengingkari janji yang telah  mereka ikrarkan kepada-Nya dan (juga) karena mereka selalu berdusta. (QS At Taubah [9]: 75-77).[]

loading...
loading...