ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Wakil Ketua KPK: Please untuk Jabar Jangan lagi Ada OTT, Saya Malu

0

Advertisements

JAKARTA—Dua kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jawa Barat (Jabar), lembaga ini justru merasa malu. Dari OTT, KPK telah menangkap dua kepala daerah di Jabar, yakni Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin dan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

“Please, untuk Jabar jangan lagi ada (OTT kepala daerah), saya malu. Sudah tiga kali datang ke Jabar dalam sebulan ini,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat memberikan sambutan pada acara Pembukaan Musrenbang Penyusunan RPJMD Provinsi Jabar 2018-2023, di Kota Bandung, Selasa (13/11/2018).

BACA JUGA: Terhitung 100 Kepala Daerah Jadi Tersangka Korupsi, KPK Ungkap Sebabnya

Pada kesempatan tersebut, Saut mengungkapkan dua kunci keberhasilan pencegahan tindakan korupsi di tingkat pemerintahan daerah, pertama harus adanya komitmen pimpinan dalam hal ini Gubernur dan DPRD, lalu yang kedua adalah profesionalisme sumber daya manusia atau Aparatur Sipil Negara (ASN).

Related Posts
1 of 2

Mengenai data pengaduan yang dilakukan masyarakat Jabar ke KPK, Saut memaparkan berdasarkan kategori bahwa tahun lalu laporan pengaduan masyarakat mengenai APBD Provinsi Jawa Barat ke KPK pada tahun lalu jumlahnya 107, sementara hingga November 2018 sudah ada delapan laporan mengenai pengaduan APBD.

BACA JUGA: KPK Mengaku Sudah Mengetahui Sosok Babe dan Tina Toon di Kasus Suap Proyek Meikarta

Sementara itu posisi kedua, laporan pengaduan masyarakat Jabar kepada KPK terkait laporan pengaduan mengenai APBN. Pada tahun 2017 lalu terdapat 28 laporan pengaduan mengenai APBN, dan hingga saat ini (13 November 2018) ada empat laporan pengaduan APBN. []

SUMBER: PIKIRAN RAKYAT

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Maaf Anda Sedang Offline