• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 15 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Video dari RS di Italia, Pasien COVID-19 Gunakan Gelembung Plastik di Kepala

by Eneng Susanti
7 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Business Insider

Ilustrasi. Foto: Business Insider

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

ITALIA–Sebuah rekaman video dari Italia menunjukkan kondisi memilukan yang terjadi akibat wabah virus corona. Video itu memperlihatkan para pasien COVID-19 berada di rumah sakit yang penuh sesak, terbaring tak berdaya mengenakan gelembung plastik di kepala mereka.

Video yang dirilis Sky News itu diambil dari dalam rumah sakit di Bergamo, kota yang jadi pusat wabah COVID-19 di Italia.

“Kota Bergamo mengundang kami untuk menunjukkan kepada semua orang seperti apa bencana darurat, yang belum pernah dialami sebelumnya,” kata jurnalis Sky News, Stuart Ramsay, dikutip Sabtu (21/3/2020).

BACA JUGA: Beredar Foto Puluhan Truk Militer Italia Angkut Mayat Korban Covid-19 untuk Dikremasi

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Para pasien di rumah sakit tersebut berjajar di bangsal sempit. Mereka berjuang untuk bernapas ketika dokter dan perawat bergerak dengan cepat dari satu mesin bip ke mesin berikutnya.

Gelembung plastik yang dikenakan di kepala para pasien adalah ventilator seluler. Alat ini untuk membantu menyamakan tekanan udara di paru-paru mereka.

“Mereka ingin Anda melihatnya. Mereka ingin populasi dunia mempertanyakan tanggapan pemerintah mereka,” ujar sang jurnalis.

Dr Luca Lorini, kepala perawatan intensif di rumah sakit yang menyediakan 500 tempat tidur untuk pasen penderita gejala parah virus corona, mengatakan bahwa penyebaran virus itu sangat cepat.

“Ketika virus tiba di sini, tidak ada penahanan dan menyebar melalui lembah dengan sangat cepat…beberapa (orang) mengatakan itu adalah flu biasa. Kami, dokter, tahu itu bukan (flu biasa),” kata dia.

Layanan pemakaman di kota itu juga kewalahan dengan lonjakan jumlah kematian pasien COVID-19, penyakit yang disebabkan virus corona tersebut.

BACA JUGA: Cerita Perawat Covid-19 di Italia: Penguburan Terjadi setiap 30 Menit Sekali

Jumlah kematian tertinggi di dunia terjadi di Italia sebanyak 4.032 orang, melebihi jumlah kematian di China 3.255 orang. Jumlah kasus di Italia mencapai 47.021 orang dengan pasien yang disembuhkan sebanyak 5.129 orang. Sedangkan jumlah kasus di China sebanyak 81.008 dengan pasien yang disembuhkan sebanyak 71.740 orang.

Virus corona sudah menyebar ke 185 negara dengan jumlah kasus infeksi hingga Sabtu (21/3/2020) mencapai 275.864 orang. Jumlah orang yang meninggal tercatat 11.398 orang dan jumlah pasien yang berhasil disembuhkan sebanyak 91.912 orang.

Pada hari Jumat (20/3/2020), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan kecepatan dramatis dari penyebaran virus corona.

“Butuh waktu tiga bulan untuk mencapai 10.000 kasus pertama yang dikonfirmasi, dan hanya 12 hari untuk mencapai 100.000 berikutnya.” []

SUMBER: SKY NEWS

Tags: covid-19italiaVirus Corona
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cerita Perawat Covid-19 di Italia: Penguburan Terjadi setiap 30 Menit Sekali

Next Post

Kreatif, Para Guru Pesantren di Malang Produksi Hand Sanitizer Secara Mandiri

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.