ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Ummu Sulaim Berperang dalam Keadaan Mengandung

0

UMMU Sulaim, Muslimah yang dikenal dengan maharnya yang mahal ini mempunyai kecerdasan dan kepribadian yang luhur.

Setelah peristiwa Fathu Makkah, Rasulullah dengan para sahabat berangkat untuk perang Hunain. Begitupun dengan Ummu Sulaim ikut bersama rombongan untuk menemani suaminya yaitu Abu Thalhah.

Abu Thalhah tetap bertahan bersama Rasulullah dalam perang Hunain. Ia berhasil membunuh kurang lebih dua puluh orang kaum musyrikin.

BACA JUGA: Ummu Sulaim, Pemilik Mahar Paling Mahal

Rasulullah berkata, “Ia salah satu singa-singa Allah.”

Ummu Sulaim yang saat ini tengah mengandung anaknya yang kelak diberi nama Abdullah. Ummu Sulaim mengikatkan kain ke perutnya, lalu tangannya memegang tali kekang unta dari Abu Thalhah, sedangkan tangan satunya memegang tombak. Ketika Abu thalhah melihat hal itu, ia berkata, “Apa yang engkau lakukan wahai Ummu sulaim?”

Ummu Sulaim menjawab, “Jika ada musuh yang mendekat kepada Rasulullah, aku akan robek perutnya dengan tombak ini.”

Abu Thalhah berakata, “Wahai Rasulullah, apakah engkau mendengar ucapan Ummu Sulaim?”

BACA JUGA: Kalimat Syahadat, Mahar Termahal Abu Thalhah untuk Ummu Sulaim

Kemudian Rasulullah tersenyum dan mendo’akan keduanya.

Kecintaan Ummu Sulaim kepada Allah dan Rasul-Nya membuatnya turun ke medan laga padahal kondisi beliau pada saat itu tengah mengandung. Tak ada rasa khawatir sedikitpun akan kondisi bayi dalam kandungannya. Beliau lebih mengkhawatirkan Rasulullah daripada dirinya sendiri. []

Sumber: Nabi Muhammad di Hati Sahabat/ Penulis: Walid al-A’zhami/ Penerbit: Qalam/ 2016

Artikel Terkait :

loading...
loading...

Sponsored

Comments
Loading...

Maaf Anda Sedang Offline

Send this to a friend