• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 5 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Umi dan Kenangannya

by Ari Cahya Pujianto
9 tahun ago
in Inspirasi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Adam/Islampos

Foto: Adam/Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Jundi Imam Syuhada

 

SIANG tadi dengan awan yang mungkin sedang menahan airnya agar tidak segera turun, rencana siang tadi saya dengan umi sekedar ingin belanja mencari sepatu dengan motor tua yang biasa di pake umi untuk mengajar, sekilas memang umi terlihat lelah dengan agenda dari pagi hingga menjelang siang tadi.

Di saat saya sedang fokus menyetir, tanpa terasa umi tertidur di pundak saya, “Umi ngantuk ya mi?” Sahut saya, Mungkin umi sedikit terkejut sembari berkata “Iya mas, nguantuk banget umi capek kayanya”. Mendengarnya membuat sedikit teringat masa lalu, saya pun membalas “Umi hati-hati jangan ngantuk, nanti sandalnya umi jatuh dari motor hehe”.

ArtikelTerkait

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

Terdiam sejenak tanpa kata, namun terdengar umi mengambil napas panjang, “Mas, umi inget dulu mas sering ngantuk dan pasti sandalnya jatuh di jalan, waktu umi bonceng ke tempat ngaji atau pas pulangnya, sampe ga ke itung berapa kali umi beliin kamu sendal mas”

“Sekarang anak umi udah besar, merantau terus sekolahnya sampe lupa umi kapan terakhir kali beliin mas sandal gara-gara ngantuk di motor”. Saya menghela napas sembari menahan tawa kecil.

Umi melanjutkan dengan nada yang lebih pelan disamping telinga saya “Mas nanti kalau sudah punya keluarga sendiri, jangan lupa ya umi sering-sering di tengok ya, ajak jalan naik motor tua ini aja gapapa, melihat anak umi besar dengan semua didikan umi rasanya senang campur bahagia mas, pertanda sebentar lagi tugas umi selesai, pertanda umi bakal segera melaporkan pertanggung jawaban ke Alloh soal semua yang umi wariskan ke anak-anak umi termasuk ke mas, jadi anak sholeh ya mas. Depan lagi kayanya sampe toko sepatu tuh mas”

Ya robb, rasanya ada yang pecah hati ini. Entah antara senang atau sedih, tapi saya yakin mungkin ini harapan umi. Semoga waktu kita masih lama dengan semua yang saya miliki, membuat umi bahagia ternyata sederhana dan sangat jauh dari yang saya bayangkan, merindukan hal-hal kecil yang pernah terlewati seakan memutar memori namun dengan rasa yang berbeda. Rasa yang kini membuat saya ingin mengulanginya

Umi, untuk segala lelahmu, semoga Alloh anugerahkan surgaNya untukmu. []

Tags: lamaMasihSedihsenangUmiwaktu
ADVERTISEMENT
Previous Post

Renungan untuk Kita

Next Post

Jodohmu Siapa yang Tahu?

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Related Posts

gunung, naik gunung, shalat

10 Tips Naik Gunung Tanpa Meninggalkan Shalat 5 Waktu

8 Juli 2025
menikah, KUA

Apa Saja Keuntungan Menikah di KUA?

6 Juli 2025
gunung, mendaki gunung

10 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Pemula dan Pendaki Berpengalaman

2 Juli 2025
rasa benci, anak, ayah

7 Faktor yang Membuat Anak Membenci Ayahnya

30 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.