• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 4 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Tuduhan Antisemit, untuk membungkam Ekspresi Melawan Penjajahan di Palestina?

by Saad Saefullah
2 tahun ago
in Kolom
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Antisemit, Yahudi, Israel, Israel, Bani Israil, Negeri Penjajah

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Nasrulloh BaksolaharDEPARTEMEN Organisasi dan Hubungan dengan Warga Israel di Diaspora WZO, merilis survei khusus terhadap diaspora warga Israel yang tinggal di luar negeri. Survei ini dilakukan pada Oktober 2024. Yang diteliti, perasaan mereka pasca satu tahun serangan 7 Oktober.

Hasilnya, hanya 20% warga diaspora Yahudi yang memiliki hubungan positif dengan lingkungan sekitar. Berarti, 80%-nya, tidak. Ini berarti, terjadi penurunan 50% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Penurunan ini disebabkan oleh meningkatnya persepsi permusuhan, ketidakamanan, dan berkurangnya dukungan dari pemerintah dan masyarakat setempat. Mereka merasa tidak nyaman mengidentifikasi diri sebagai warga Israel karena ketakutan pribadi, tantangan sosial, dan meningkatnya rasa kerentanan di lingkungan lokal mereka.

Apakah ini akibat meluasnya gerakan antisemit? Apakah sikap hilangnya harga diri di kalangan Yahudi karena negaranya melakukan genosida dan pemimpinnya sebagai penjahat perang? Apakah seni pembungkaman, yang mendukung kemerdekaan Palestina dituduh antisemit?

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

Mari melihat melihat kasus yang terjadi di Universitas Cornell Amerika pada awal November 2024, seorang Profesor pakar kolonialisme membuat silabus mata pelajaran tentang “Gaza, Indigeneity, Resistance.” Namun, tiba-tiba diserang sebagai gerakan Antisemit?

Kontroversi ini bermula dari peluncuran mata kuliah yang akan diajarkan semester depan oleh Prof. Eric Cheyfitz dari Jurusan Sastra Amerika. Menurut silabus, mata kuliah ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendefinisikan istilah-istilah seperti “perlawanan” dan “genosida” dalam konteks perang di Gaza.

Namun, Prof. Menachem Rosensaft, seorang dosen hukum Yahudi di Cornell dan mantan wakil presiden Kongres Yahudi Dunia, mengirim email kepada Presiden Universitas Cornell, Prof. Kotlikoff, dengan mengklaim bahwa kursus tersebut, yang disampaikan Prof Eric Cheyfitz, bersifat antisemit dan dapat memicu kekerasan terhadap mahasiswa Yahudi dan Israel.

Bila mata kuliah ilmiah tentang Gaza, yang disampaikan oleh pakar kolonialisme saja dikecam sebagai gerakan antisemit, bagaimana dengan gerakan lainnya seperti demonstrasi yang menentang genosida di Palestina?

BACA JUGA:  Paradoks Penjajah Zionis Israel, Terkuat Militernya Namun Selalu Merasa Terancam

Sepertinya cap gerakan antisemit oleh Barat dan pendukung genosida penjajah Zionis Israel telah digunakan untuk membungkam mereka yang bersuara tentang kemerdekaan Palestina.

Dapat dikatakan juga, terisolasinya diaspora Yahudi di sejumlah negara karena bentuk perlawanan terhadap penjajahan di Palestina dari masyarakat lokal? []

Tags: Antisemitgazaisraelpalestinayahudi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Muslim, Ketahuilah, Ini Akibat Meninggalkan Shalat

Next Post

Utsman bin Affan Melipatgandakan Perniagaan 700 Kali Lipat

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.