• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 5 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Trump: Kejahatan di Jerman Naik 10 Persen Gara-gara Pengungsi

by Sodikin
8 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: World Bulletin

Foto: World Bulletin

AMERIKA SERIKAT—Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim bahwa kejahatan di Jerman telah meningkat lebih dari 10 persen setelah menerima pengungsi. Padahal klaim Trump ini tidak benar.

Selama ini Trump telah berusaha untuk mempertahankan kebijakan imigrasi “tanpa toleransi” di AS terutama kepada para pengungsi Muslim. Kebijakan ini telah mengakibatkan pemisahan anak-anak migran dari orang tua mereka yang tidak terdokumentasi setelah mereka ditangkap oleh otoritas imigrasi.

BACA JUGA: Buntut Foto Bareng dengan Erdogan, Ozil dan Gundogan Dicemooh Fans Jerman Sendiri

“Kejahatan di Jerman naik 10 persen dan para pejabat tidak ingin melaporkan kejahatan ini. Meningkatnya kejahatan ini karena Jerman menerima para migran. Bahka negara-negara lain lebih buruk. Jadilah Amerika pintar!” Tulis Trump dalam Twitter-nya.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

Informasi yang didapatkan Trump tidak jelas dari mana asalnya. Kenyataannya, pemerintah Jerman telah melaporkan bahwa tingkat kejahatan pada Mei lalu adalah yang terendah sejak 1992. Jerman mencatat penurunan kejahatan sebesar 10 persen pada tahun 2017 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

BACA JUGA: Pengungsi Masuki AS, Donald Trump Akan Perketat Pemeriksaan Administrasi

Kebijakan “nol toleransi” Trump merujuk semua orang dewasa yang tidak terdokumentasi bisa diancam hukuman pidana. Kebijakan ini berbeda dengan pemerintahan AS sebelumnya yang hanya akan menghukum orang dewasa yang secara ilegal menyeberang ke AS dengan anggota keluarga mereka.

Sementara itu bagi anak-anak, yang tidak dituduh melakukan kejahatan akan dipisahkan sebagai akibat dari kasus pidana orang tua mereka. Selanjutnya, mereka tidak diizinkan untuk ditahan bersama orang tua mereka selama proses hukum. []

SUMBER: WORLDBULLETIN

Tags: donald trumpjermankejahatn
Previous Post

Mesir: Pendanaan untuk UNRWA Jangan ‘Dipolitisir’

Next Post

Israel: Kerugian Akibat ‘Layang-Layang Api’ Lampaui Kerugian Akibat Perang

Sodikin

Sodikin

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.