• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 11 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Tips Tingkatkan Daya Ingat pada Anak

by Laras Setiani
5 tahun ago
in Parenting
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Nutriclub

Foto: Nutriclub

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

BUAH hati yang cerdas dan aktif adalah dambaan setiap orangtua. Melihatnya bertumbuhkembang dengan baik adalah kebahagiaan tersendiri yang tak terlupakan. Seiring dengan tumbuh-kembangnya, si Kecil akan belajar dari dunia sekitarnya dan menyerap informasi yang diterimanya.

Di masa-masa ini, penting untuk melatih dan meningkatkan daya ingat si Kecil sejak dini agar dapat bermanfaat baginya di kemudian hari.

BACA JUGA: 10 Cara Ajarkan Anak Sifat Tanggung Jawab (1)

Simulasi lingkungan, interaksi dengan orangtua, dan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan bisa dilakukan. Berikut beberapa cara meningkatkan daya ingat anak paling efektif, dilansir dari Firstcry.

ArtikelTerkait

10 Nasihat untuk Anak Laki-laki Sebelum Mereka Dewasa

Ibu Hamil, Lakukan 3 Hal Ini Agar Lahirkan Anak Shaleh!

Evolusi Pemukim Ilegal Yahudi: dari Alat Penjajahan hingga Memusuhi IDF

4 Hal yang Harus Anak Lihat dari Ayahnya

Libatkan lima indera yang dimiliki oleh anak

Sebagian anak mungkin mengalami kesulitan mengingat hal-hal dengan tepat. Tetapi bisa jadi mereka dapat dengan mudah mengingat aspek-aspek lain dari suatu peristiwa, seperti apa yang mereka dengar atau lihat.

Penting untuk memahami bagaimana anak belajar atau mengingat sesuatu.

Manfaatkan indera yang menonjol untuk membantunya mengasosiasikan persepsi tersebut dengan elemen yang perlu diingat.

Ini tidak hanya memperkuat ingatan, melainkan juga melibatkan anak ke tingkatan yang lebih tinggi.

Biarkan si Kecil menjadi guru

Banyak orang yang membuktikan, jika kita benar-benar memahami sesuatu, kita bisa mengajarkannya kepada orang lain. Cara ini juga bisa diterapkan pada si Kecil. Setelah kamu mengajarkan sesuatu kepada anak atau pun anak mempelajarinya sendiri, minta ia mengajarkannya kepada orang lain. Beri beberapa kali kesempatan untuk mengulangi penjelasan tersebut sampai ia benar-benar fasih.

Membuat contoh

Sebagian besar buku teks atau materi ajar dilengkapi dengan contoh untuk membantu anak memahami konsep yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. Setelah anak mempelajarinya dan memahaminya, mintalah ia membuat contoh sendiri. Biarkan ia menggunakan contoh yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari jika ia kesulitan menjelaskannya secara teoritis padamu.

Gunakan alat bantu visual

Pada anak dengan kecenderungan belajar visual, gambar dapat membantunya mengingat informasi dengan lebih mudah ketimbang teks atau audio.

Gunakan kartu flash yang isinya merupakan gabungan gambar dan tulisan untuk membantu anak mengingat informasi dengan cepat.

Bawa pembelajaran ke lingkungan yang berbeda

Pembelajaran seharusnya tidak hanya melulu tentang buku, teks, dan teoritis. Biarkan anak berinteraksi dengan berbagai aspek yang dipelajarinya dan mendapatkan pengalaman langsung. Belajar tentang hewan? Mengapa tidak mengajak si Kecil ke kebun binatang.

Kamu ingin memperkenalkannya tentang tanaman?

Ajak anak menjelajah taman, sawah, atau kebun raya. Untuk mengajarkannya tentang sejarah, museum bisa jadi tempat yang tempat.

BACA JUGA: 10 Cara Ajarkan Anak Sifat Tanggung Jawab (2-habis)

Di masa-masa emas ini, anakmu mungkin akan banyak bertanya dan melontarkan pertanyaan-pertanyaan yang ‘ajaib’.

Tahan untuk tidak memarahi anak karena ia terlalu banyak bertanya. Sifat ingin tahu seorang anak sangat penting untuk tumbuh-kembangnya karena hal ini berarti ia sedang menanamkan kemampuan untuk mencari konsep baru yang dihafal dan dipelajarinya. []

SUMBER: POPMAMA

Tags: Anakdaya ingatMengingatOtakpikiranPintar
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kisah Masuk Islamnya Sammamah, Pria yang Banyak Membunuh Sahabat Rasulullah ﷺ

Next Post

Penerima Zakat Fitrah Menurut Alquran dan Penjelasannya

Laras Setiani

Laras Setiani

Related Posts

Anak Laki-laki

10 Nasihat untuk Anak Laki-laki Sebelum Mereka Dewasa

8 Juli 2025
mitos kehamilan, Pengaruh Ibadah, Hamil

Ibu Hamil, Lakukan 3 Hal Ini Agar Lahirkan Anak Shaleh!

3 Juli 2025
Israel, IDF, Yahudi

Evolusi Pemukim Ilegal Yahudi: dari Alat Penjajahan hingga Memusuhi IDF

30 Juni 2025
Doa Memohon Rezeki kepada Allah, Niat Puasa Ramadhan, Anak

4 Hal yang Harus Anak Lihat dari Ayahnya

24 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.